SORONG SELATAN - Di tengah hiruk pikuk pembangunan yang terus bergerak, Kampung Sesor di Distrik Wayer, Kabupaten Sorong Selatan, Papua Barat Daya, menyimpan sebuah cerita kebersamaan yang mengharukan. Kehadiran Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129, yang kini memasuki hari ke-21 pada Rabu (5/8/2026), telah melampaui sekadar pembangunan fisik. Ia telah menanamkan benih harapan baru di hati setiap warganya.
Bagi masyarakat Kampung Sesor, program TMMD bukan hanya tentang jalan yang mulus atau bangunan yang kokoh. Lebih dari itu, ini adalah wujud nyata kehadiran negara yang menyentuh langsung denyut kehidupan mereka. Berbagai sasaran fisik dan nonfisik yang digagas oleh para prajurit TNI telah memberikan dampak positif yang mendalam, mulai dari peningkatan akses hingga terjalinnya hubungan kekeluargaan yang hangat.
Senyum lebar dan tatapan penuh syukur terlihat jelas di wajah para warga. Mereka tak sungkan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para personel Satgas. Harapan besar terucap, semoga pengabdian luar biasa ini terus berlanjut, menjadi pilar kokoh yang menopang kemajuan dan kesejahteraan di wilayah pedalaman yang kerap terlupakan.
Dansatgas TMMD Ke-129 Kodim 1807/Sorong Selatan, Letkol Czi Paulus Caesario P.W., S.H., menegaskan bahwa esensi TMMD jauh melampaui pembangunan fisik semata.

"Harapan dan kepercayaan masyarakat merupakan amanah bagi kami. Seluruh personel Satgas TMMD akan terus bekerja secara maksimal agar setiap program yang dilaksanakan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Kemanunggalan TNI dengan rakyat adalah kekuatan utama dalam membangun bangsa, " kata Letkol Czi Paulus Caesario P.W., S.H.
Perubahan nyata dirasakan oleh masyarakat Kampung Sesor. Jalan yang sebelumnya sulit dilalui kini menjadi akses yang lancar, memudahkan aktivitas sehari-hari. Tak hanya itu, kehangatan persaudaraan antara prajurit TNI dan warga semakin erat terjalin, menciptakan suasana kekeluargaan yang tak ternilai.
Mereka berharap program TMMD dapat terus digulirkan, memastikan pembangunan di daerah terpencil semakin merata dan menyentuh semua lapisan masyarakat. Semangat gotong royong yang menjadi nadi pelaksanaan TMMD ini diharapkan menjadi fondasi kuat untuk pembangunan yang berkelanjutan.
Melalui TMMD Ke-129 TA 2026, TNI AD kembali membuktikan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat, menjadi agen perubahan yang mempercepat pembangunan dan meningkatkan kualitas hidup. Kemanunggalan abadi antara TNI dan rakyat adalah modal berharga untuk mewujudkan Indonesia yang maju, kuat, dan sejahtera. (Agung)


















































