INTAN JAYA - Di tengah kabut tipis yang menyelimuti perbukitan Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, kehangatan kebersamaan terjalin antara prajurit Satgas Yonif 712/WT dan masyarakat Kampung Eknemba dalam kegiatan anjangsana, Selasa (17/03/2026).
Kehadiran prajurit disambut penuh keakraban oleh warga. Dalam suasana sederhana, personel Satgas duduk bersama masyarakat tanpa sekat, membuka ruang dialog yang hangat dan penuh kekeluargaan. Momen ini menjadi wadah bagi warga untuk menyampaikan langsung berbagai aspirasi dan kondisi kehidupan sehari-hari.
Mulai dari persoalan hasil kebun, keterbatasan akses layanan kesehatan, hingga harapan akan masa depan anak-anak, seluruhnya disampaikan secara terbuka. Bagi prajurit, interaksi ini bukan sekadar komunikasi, melainkan bagian penting dalam memahami kebutuhan masyarakat di wilayah penugasan.
Komandan TK Eknemba, Kapten Inf Adryan Nanda, menegaskan bahwa kehadiran Satgas bukan hanya untuk menjalankan tugas pengamanan, tetapi juga untuk merasakan kehidupan masyarakat secara langsung.
“Kami tidak hanya datang untuk menjaga, tetapi juga untuk merasakan apa yang masyarakat rasakan. Setiap cerita dan keluh kesah warga adalah amanah bagi kami untuk terus berupaya membantu meningkatkan kesejahteraan mereka, ” ujarnya.
Kegiatan anjangsana ini menjadi cerminan nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kehadiran prajurit tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga menghadirkan harapan bagi masyarakat bahwa mereka tidak sendiri dalam menghadapi berbagai tantangan.
Warga Kampung Eknemba pun menyambut penuh haru. Bagi mereka, perhatian yang diberikan prajurit—sekadar duduk bersama, mendengarkan, dan peduli—merupakan bentuk penghormatan yang sangat berarti.
Lebih dari sekadar kunjungan, anjangsana ini menjadi simbol kuatnya hubungan antara TNI dan masyarakat. Kebersamaan yang terjalin diharapkan terus berlanjut sebagai fondasi dalam menciptakan kedamaian, keamanan, dan kesejahteraan di tanah Papua.
(PERS)

















































