Lebak – Dalam rangka mendukung pembangunan Jembatan Bhakti TNI Kodim 0603/Lebak, Babinsa Desa Sukarame Koramil 0304/Sajira Kodim 0603/Lebak, Serka Arsudin, bersama perangkat desa dan masyarakat melaksanakan kegiatan gotong royong pembuatan jembatan darurat di Kampung Cipalupuh, Desa Sukarame, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, Sabtu (07/06/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai tersebut dilaksanakan di RT 003 RW 005 Kampung Cipalupuh, yang merupakan akses penghubung antara Kampung Cipager dan Kampung Cipalupuh, sekaligus jalur penghubung Kecamatan Sajira dengan Kecamatan Curugbitung. Jalan tersebut memiliki peran penting sebagai akses ekonomi pertanian, mobilitas warga menuju pasar, jalur anak-anak sekolah, angkutan hasil bumi, serta berbagai aktivitas sosial masyarakat lainnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Serka Arsudin selaku Babinsa Desa Sukarame, lima orang perangkat Desa Sukarame, serta sekitar 40 orang masyarakat yang secara antusias bergotong royong membantu pembangunan jembatan darurat.
Sebelum kegiatan dimulai, Serka Arsudin memimpin apel pengecekan personel dan memberikan arahan kepada seluruh peserta gotong royong. Dalam arahannya, ia mengajak seluruh warga untuk bersama-sama membangun jembatan darurat guna memulihkan akses transportasi yang sempat terputus akibat kondisi jembatan lama yang sudah tidak layak dan mengalami kerusakan.
“Jembatan ini sangat penting bagi aktivitas masyarakat. Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, kita berharap akses warga dapat kembali normal sehingga kegiatan ekonomi, pendidikan, dan sosial dapat berjalan lancar, ” ujar Serka Arsudin.
Pembangunan jembatan darurat ini merupakan bagian dari upaya percepatan penanganan kondisi darurat sekaligus mendukung kelancaran program pembangunan Jembatan Bhakti TNI Kodim 0603/Lebak. Keberadaan jembatan sementara tersebut diharapkan mampu memulihkan konektivitas wilayah dan memperlancar mobilitas masyarakat hingga pembangunan jembatan permanen selesai dilaksanakan.
Selain sebagai bentuk penanganan tanggap darurat dan kemanusiaan, pembangunan jembatan darurat ini juga menjadi langkah nyata dalam mendukung pemulihan roda perekonomian masyarakat, khususnya dalam distribusi hasil pertanian dan kebutuhan sehari-hari warga.
Kegiatan gotong royong selesai dilaksanakan dengan aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat, mencerminkan kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam membantu mengatasi kesulitan yang dihadapi masyarakat.


















































