INTAN JAYA - Semangat gotong royong dan kebersamaan kembali ditunjukkan Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 631/Antang melalui kegiatan Bhakti TNI bersama masyarakat Kampung Wandoga, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, Sabtu (20/6/2026). Dalam kegiatan tersebut, prajurit TNI membantu menyiapkan lahan untuk pembangunan honai, rumah adat yang menjadi bagian penting kehidupan masyarakat Papua.
Sebanyak 14 personel Satgas Yonif 631/Antang yang dipimpin oleh Letda Inf Ari Santana Manik turun langsung ke lapangan untuk meratakan dan membersihkan area yang akan digunakan sebagai lokasi pembangunan honai. Bersama warga, mereka bekerja bahu-membahu dalam suasana penuh keakraban dan semangat kekeluargaan.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kehadiran TNI di wilayah penugasan tidak hanya menjalankan tugas pengamanan, tetapi juga aktif membantu kebutuhan masyarakat melalui berbagai program sosial dan kemasyarakatan.
Pembangunan honai memiliki nilai penting bagi masyarakat Papua karena tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal, tetapi juga menjadi simbol identitas budaya dan ruang berkumpul warga dalam kehidupan sehari-hari.
Melihat pentingnya pembangunan tersebut, Satgas Yonif 631/Antang mengambil bagian dengan membantu proses persiapan lahan agar pembangunan honai dapat berjalan lebih cepat dan lancar.
"Bhakti TNI merupakan bentuk pengabdian kami kepada masyarakat. Kehadiran Satgas di tengah warga diharapkan dapat membantu meringankan pekerjaan sekaligus mempererat hubungan kekeluargaan yang selama ini sudah terjalin dengan baik, " ujar Letda Inf Ari Santana Manik.
Menurutnya, kegiatan seperti ini menjadi sarana membangun komunikasi yang lebih dekat antara prajurit dan masyarakat sehingga tercipta rasa saling percaya dan kebersamaan.
Sejak pagi hari, personel Satgas dan warga Kampung Wandoga tampak kompak meratakan tanah, membersihkan area pembangunan, serta menyiapkan lokasi yang nantinya akan digunakan sebagai fondasi honai.
Suasana penuh semangat terlihat selama kegiatan berlangsung. Tidak ada sekat antara prajurit dan masyarakat. Semua bekerja bersama demi mewujudkan fasilitas yang bermanfaat bagi warga.
Mariah, salah seorang tokoh masyarakat Kampung Wandoga mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan Satgas Yonif 631/Antang.
"Kami sangat berterima kasih kepada bapak-bapak TNI yang sudah membantu masyarakat. Kehadiran mereka sangat membantu pekerjaan kami dan membuat hubungan dengan warga semakin dekat, " ungkapnya.
Kegiatan Bhakti TNI yang dilakukan Satgas Yonif 631/Antang merupakan bagian dari upaya membangun kemanunggalan TNI dan rakyat di wilayah Papua. Selain membantu pembangunan fasilitas masyarakat, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan menjaga stabilitas sosial di daerah penugasan.
Melalui pendekatan humanis dan kerja sama langsung dengan masyarakat, Satgas berharap tercipta lingkungan yang aman, nyaman, serta kondusif bagi pembangunan dan kesejahteraan warga.
Kehadiran TNI yang selalu siap membantu berbagai kebutuhan masyarakat menjadi bukti bahwa pengabdian prajurit tidak hanya diwujudkan dalam menjaga kedaulatan negara, tetapi juga melalui aksi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi rakyat.
Dengan semangat gotong royong yang terus terjaga, pembangunan honai di Kampung Wandoga diharapkan segera terwujud dan menjadi simbol kuatnya persatuan antara TNI dan masyarakat Papua dalam membangun masa depan yang lebih baik.
(PERS)


















































