YAHUKIMO - Kehadiran prajurit TNI di Papua tidak hanya identik dengan tugas menjaga keamanan wilayah. Di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, personel Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 5 Marinir menunjukkan kepedulian mereka melalui aksi sederhana namun berdampak nyata bagi masyarakat.
Pada Senin (22/6/2026), para prajurit membeli langsung hasil kebun milik warga Kampung Halabok yang dijual di sekitar permukiman. Berbagai komoditas lokal seperti ubi, sayuran, dan buah-buahan hasil panen masyarakat ludes diborong oleh personel Satgas.
Langkah tersebut bukan sekadar transaksi jual beli biasa. Di balik aktivitas sederhana itu tersimpan upaya membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus membantu meningkatkan perputaran ekonomi warga di daerah pedalaman Papua.
Di tengah keterbatasan akses pasar dan sarana perdagangan, hasil kebun menjadi sumber penghasilan utama bagi sebagian besar masyarakat Kampung Halabok. Karena itu, kehadiran prajurit yang membeli langsung hasil panen warga memberikan manfaat nyata bagi perekonomian keluarga setempat.
Suasana akrab tampak saat warga dan prajurit berbincang santai di sela aktivitas jual beli. Tidak ada jarak yang membatasi. Kehangatan komunikasi terjalin secara alami, mencerminkan hubungan harmonis yang selama ini dibangun antara Satgas Yonif 5 Marinir dan masyarakat.

Yohanes, salah seorang warga Kampung Halabok mengaku senang karena hasil kebun yang mereka bawa dapat langsung terjual.
"Kami merasa terbantu karena hasil kebun bisa dibeli. Ini sangat membantu kebutuhan keluarga sehari-hari. Kami senang karena bapak-bapak Marinir selalu dekat dengan masyarakat, " ujarnya.
Komandan Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 5 Marinir, Letkol Marinir T. Pristiyanto, S.E., M.Tr.Opsla., mengatakan bahwa kepedulian terhadap masyarakat merupakan bagian penting dari pelaksanaan tugas di wilayah Papua.
"Kami ingin kehadiran prajurit tidak hanya dirasakan dalam aspek keamanan, tetapi juga memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat. Membeli hasil kebun warga adalah bentuk dukungan sederhana yang diharapkan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan mereka, " kata Letkol Pristiyanto.
Menurutnya, membangun hubungan baik dengan masyarakat merupakan fondasi penting dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah penugasan.
Ia juga mengapresiasi seluruh personel Satgas yang tetap menjalankan tugas dengan profesional sekaligus menjaga hubungan harmonis dengan warga sekitar.
"Saya tekankan kepada seluruh prajurit agar selalu meningkatkan kesiapsiagaan dan mengutamakan prosedur operasional dalam setiap pelaksanaan tugas. Namun di saat yang sama, tetaplah hadir sebagai sahabat masyarakat dan berikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar, " tegasnya.
Kegiatan membeli hasil kebun warga menjadi salah satu bentuk pendekatan humanis yang terus dilakukan Satgas Yonif 5 Marinir selama bertugas di Papua. Selain memperkuat hubungan sosial, langkah tersebut juga menjadi upaya mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat di daerah pedalaman.
Di tengah hamparan pegunungan Yahukimo yang masih menghadapi berbagai keterbatasan, aksi sederhana para prajurit membuktikan bahwa kepedulian dapat diwujudkan melalui langkah-langkah kecil yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Melalui kebersamaan yang terjalin setiap hari, Satgas Yonif 5 Marinir berharap dapat terus menjadi bagian dari solusi bagi masyarakat Papua, sekaligus menumbuhkan optimisme menuju kehidupan yang lebih sejahtera.
(PERS)


















































