PASURUAN - Suara cangkul dan sekop bergema di gang sempit Dusun Kili Barat Desa Wonosari, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, Jum'at (6/3/2026). Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0819/Pasuruan tengah menyelesaikan tahap akhir pekerjaan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Bapak Khoirul Anam. Setelah berminggu-minggu bergotong royong, rumah sederhana yang dulu bocor dan reyot kini menjelma menjadi bangunan kokoh berdinding bata putih bersih, dengan atap baru dan halaman yang rapi.
Hari ini menunjukkan prajurit TNI dalam seragam loreng khas, bahu-membahu dengan warga setempat. Seorang prajurit membungkuk membersihkan sisa puing bata dan tanah menggunakan sekop, sementara yang lain mendorong gerobak dorong penuh material.
Program ini merupakan bagian dari komitmen Satgas TMMD Ke-127 yang dibuka sejak awal Februari 2026, dengan tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”. Selain rehab RTLH, satgas juga menangani perbaikan infrastruktur desa, normalisasi saluran, renovasi sekolah, hingga pembangunan sumur bor semua demi meningkatkan kualitas hidup warga.
Pratu Yudha, salah satu anggota Satgas dari kesatuan terkait, menyampaikan rasa bangganya atas kerja keras.
“Pekerjaan ini bukan hanya soal membangun dinding atau atap, tapi tentang memberikan harapan baru bagi keluarga Bapak Khoirul Anam. Kami prajurit TNI hadir di sini untuk bersinergi dengan masyarakat, gotong royong membersihkan sisa bangunan lama, mengangkut material, hingga finishing agar rumah ini benar-benar layak huni. Melihat senyum pemilik rumah setelah proses ini selesai, itu yang membuat kami semangat terus, ” ujar Pratu Yudha sambil menyeka keringat, masih memegang sekop di tangan.
Bapak Khoirul Anam, pemilik rumah yang selama ini tinggal di bangunan reyot, tak bisa menyembunyikan haru.
“Dulu rumah ini sering kebocoran saat hujan, lantainya tanah becek, dan dindingnya rapuh. Saya hampir putus asa, tapi TNI datang seperti saudara sendiri. Mereka kerja keras dari pagi sampai sore, bahkan membersihkan puing-puing sisa pembongkaran supaya halaman bersih. Sekarang rumah saya sudah bagus, putih bersih, aman buat keluarga. Terima kasih banyak kepada Satgas TMMD dan Kodim 0819/Pasuruan. Ini bukan cuma rumah baru, tapi kehidupan baru bagi kami, ” kata Bapak Khoirul Anam dengan mata berkaca-kaca, sambil menunjuk rumah yang kini berdiri tegak di hadapannya.
Finishing pekerjaan ini menandai progres signifikan Satgas TMMD Ke-127 di Desa Wonosari. Dansatgas Letkol Inf Boga Bramiko, M.Han., dalam berbagai kesempatan menekankan bahwa TMMD bukan sekadar program fisik, melainkan wujud bakti TNI kepada rakyat untuk mewujudkan desa yang lebih maju dan sejahtera.
Dengan selesainya rehab RTLH Bapak Khoirul Anam, Satgas terus melanjutkan sasaran lain di wilayah tersebut, termasuk pembersihan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Gotong royong antara prajurit TNI dan warga Desa Wonosari menjadi bukti nyata bahwa “Satukan Langkah” bukan sekadar slogan, tapi aksi nyata membangun negeri dari desa.














































