PURWOREJO - Harapan warga Dusun Suruan, Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo, untuk memperoleh akses air bersih semakin mendekati kenyataan. Memasuki hari ke-17 Program TMMD Reguler Ke-129 Kodim 0708/Purworejo, Jumat (31/7/2026), personel Satgas bersama para pekerja terus mempercepat proses pengeboran sumur bor yang menjadi salah satu sasaran fisik utama program tersebut.
Pembangunan sumur bor diprioritaskan sebagai solusi atas keterbatasan pasokan air bersih yang selama ini dirasakan masyarakat, terutama ketika musim kemarau. Dengan target penyelesaian tepat waktu, personel Satgas TMMD bekerja tanpa mengenal lelah agar fasilitas tersebut segera dapat dimanfaatkan oleh warga.
Sejak pagi, proses pengeboran berlangsung dengan melibatkan personel Satgas dan tenaga teknis di lapangan. Berbagai tahapan dikerjakan secara cermat untuk memastikan sumur menghasilkan sumber air yang layak digunakan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Anggota Satgas TMMD Reguler Ke-129, Kopda Eka Satria, mengatakan seluruh personel berkomitmen menyelesaikan pekerjaan sesuai target agar manfaat sumur bor segera dirasakan masyarakat.
"Kami terus mengoptimalkan setiap tahapan pengeboran agar berjalan lancar dan selesai tepat waktu. Sumur bor ini diharapkan menjadi solusi atas kebutuhan air bersih warga, khususnya saat musim kemarau, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih baik, " ujar Kopda Eka Satria.
Menurutnya, penyediaan akses air bersih merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI terhadap kebutuhan dasar masyarakat di wilayah pedesaan. Karena itu, kualitas pekerjaan tetap menjadi prioritas agar fasilitas yang dibangun memiliki manfaat jangka panjang.
Program TMMD Reguler Ke-129 tidak hanya berfokus pada pembangunan jalan dan infrastruktur lainnya, tetapi juga menghadirkan solusi nyata terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat. Kehadiran sumur bor di Dusun Suruan diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup warga sekaligus mendukung pemerataan pembangunan di Desa Watuduwur.
Semangat gotong royong yang terus terjalin antara personel Satgas TMMD dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam mempercepat penyelesaian setiap sasaran fisik. Sinergi tersebut sekaligus mempertegas kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mewujudkan pembangunan yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
(Agung)


















































