PURWOREJO - Jalan rabat beton yang dibangun melalui Program TMMD Reguler Ke-129 Kodim 0708/Purworejo di Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo, mulai menghadirkan manfaat bahkan sebelum seluruh proyek selesai. Pada Jumat (31/7/2026), ruas jalan yang telah selesai dicor menjadi tempat berkumpul anggota Satgas TMMD dan warga untuk beristirahat sekaligus menyusun strategi percepatan pembangunan.
Di sela pengerjaan sasaran fisik, personel Satgas bersama masyarakat memanfaatkan waktu istirahat dengan duduk bersama di atas jalan yang baru selesai dicor. Dalam suasana santai penuh keakraban, mereka mengevaluasi progres pekerjaan, membahas kendala di lapangan, membagi tugas, serta menyusun langkah lanjutan agar seluruh target pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu.
Pemandangan tersebut mencerminkan kuatnya semangat gotong royong yang menjadi fondasi utama pelaksanaan TMMD. Komunikasi yang terjalin tanpa sekat membuat setiap persoalan di lapangan dapat dibahas secara terbuka dan diselesaikan melalui musyawarah antara prajurit TNI dan masyarakat.

Anggota Satgas TMMD, Kopda Eka Satria, mengatakan koordinasi yang dilakukan dalam suasana santai justru mampu memperkuat hubungan emosional sekaligus meningkatkan efektivitas kerja di lapangan.
"Koordinasi tidak harus selalu dilakukan dalam forum resmi. Saat beristirahat seperti ini, kami bisa berdiskusi mengenai perkembangan pekerjaan, membagi tugas, sekaligus mempererat hubungan dengan warga. Semangat kebersamaan inilah yang menjadi kekuatan utama untuk menuntaskan seluruh sasaran TMMD, " ujar Kopda Eka Satria.
Hal senada disampaikan Taufik, warga Desa Watuduwur. Ia mengaku merasakan kedekatan yang terjalin antara masyarakat dan personel Satgas selama pelaksanaan TMMD.
"Kami merasa TNI benar-benar menjadi bagian dari masyarakat. Tidak hanya membangun jalan, tetapi juga membangun persaudaraan. Duduk bersama di jalan yang baru selesai dicor menjadi momen sederhana yang menunjukkan kuatnya kebersamaan kami, " tutur Taufik.
Selain menjadi akses transportasi yang akan memperlancar mobilitas warga, jalan hasil pengecoran tersebut kini juga menjadi simbol lahirnya solidaritas antara TNI dan masyarakat. Nilai kebersamaan yang tumbuh selama proses pembangunan diyakini akan menjadi modal penting dalam menjaga semangat gotong royong setelah program TMMD berakhir.
Melalui TMMD Reguler Ke-129, Kodim 0708/Purworejo terus membuktikan bahwa pembangunan desa tidak hanya diukur dari berdirinya infrastruktur baru, tetapi juga dari tumbuhnya kolaborasi, persatuan, dan kepedulian yang memperkuat kehidupan sosial masyarakat menuju desa yang lebih maju dan sejahtera.
(Agung)


















































