Jelang Penutupan TMMD ke-129, Satgas dan Warga Watuduwur Makin Erat

4 hours ago 1

PURWOREJO - Menjelang penutupan TMMD Reguler ke-129 Kodim 0708/Purworejo, Satgas TMMD terus mempererat komunikasi dengan warga Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Interaksi dan silaturahmi itu dilakukan untuk menjaga kebersamaan yang telah terbangun selama program berlangsung, Rabu (12/8/2026).

Meski pelaksanaan TMMD segera berakhir, suasana keakraban antara prajurit dan masyarakat masih terlihat di sekitar lokasi kegiatan. Personel Satgas menyempatkan diri berbincang dengan warga sekaligus menyerap berbagai masukan terkait kehidupan masyarakat setelah program TMMD selesai.

Sertu Kirman mengatakan, kedekatan dengan warga menjadi bagian penting selama pelaksanaan TMMD. Hampir setiap hari personel Satgas berbaur dan bekerja bersama masyarakat dalam menyelesaikan berbagai sasaran pembangunan.

“Menjelang berakhirnya TMMD, kami terus menjaga silaturahmi dengan warga. Selama berada di sini, kami sudah banyak berinteraksi dan bekerja bersama masyarakat. Tentunya banyak kenangan yang tidak mudah dilupakan, ” ujar Kirman.

Menurutnya, penutupan TMMD tidak seharusnya menjadi akhir hubungan antara prajurit dan masyarakat. Komunikasi serta semangat gotong royong yang sudah terbentuk diharapkan tetap berjalan setelah Satgas meninggalkan Desa Watuduwur.

“Walaupun TMMD sebentar lagi selesai, kami berharap hubungan baik dan komunikasi yang sudah terjalin tetap dipertahankan. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat seluruh hasil pembangunan TMMD, ” katanya.

Selama pelaksanaan TMMD, warga dan personel Satgas terlibat dalam berbagai kegiatan pembangunan maupun aktivitas sosial. Kebersamaan tersebut menjadi salah satu faktor yang memperkuat hubungan TNI dengan masyarakat di wilayah sasaran.

Kirman menilai, semangat gotong royong yang tumbuh selama TMMD merupakan modal penting untuk menjaga keberlanjutan hasil pembangunan.

“Semangat gotong royong dan kebersamaan yang sudah terbangun selama TMMD harus terus dilanjutkan. Semoga apa yang telah kami kerjakan bersama dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Watuduwur, ” pungkasnya.

Bagi warga Watuduwur, keberadaan Satgas TMMD tidak hanya meninggalkan hasil pembangunan berupa infrastruktur. Interaksi sehari-hari, kerja bersama, dan kebersamaan selama program berlangsung juga menjadi bagian dari pengalaman yang mempererat hubungan antara prajurit dan masyarakat.

Menjelang penutupan, pesan yang dibawa Satgas pun sederhana: pembangunan harus dijaga bersama, sementara persaudaraan yang telah tumbuh di Desa Watuduwur diharapkan tetap terpelihara meski program TMMD telah berakhir.

(Agung)

Read Entire Article
Sekitar Pulau| | | |