Magetan. – Kasdim 0804/Magetan Mayor Inf Tomy Fedi Anugrahan, S.E., memimpin Upacara Bendera 17-an yang digelar di Lapangan Apel Makodim 0804/Magetan, Rabu (17/6/2026). Upacara diikuti oleh seluruh prajurit TNI, Anggota PM, PNS, serta anggota jajaran Kodim 0804/Magetan.

Dalam kesempatan tersebut, Kasdim 0804/Magetan membacakan amanat Pangdam V/Brawijaya Mayor Jenderal TNI Rudy Saladin, M.A., yang menekankan pentingnya Upacara Bendera tidak hanya dijadikan sebagai kegiatan seremonial semata, namun harus dimaknai sebagai sarana untuk memperkuat jati diri kita sebagai prajurit dan aparatur negara yang senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai pengabdian, loyalitas, disiplin serta tanggung jawab kepada Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Selain itu Pangdam V/Brawijaya juga menyampaikan perkembangan situasi geopolitik global saat ini semakin kompleks dan penuh ketidakpastian. Berbagai konflik yang terjadi di sejumlah kawasan dunia telah berdampak pada sektor ekonomi, energi, pangan, rantai pasok serta stabilitas sosial yang berpotensi mempengaruhi kondisi dalam negeri. Karakter ancaman juga berkembang menjadi semakin multidimensi yang tidak hanya melibatkan aspek militer, tetapi juga memanfaatkan aspek ekonomi, informasi, teknologi, siber hingga psikologi masyarakat sebagai instrumen untuk melemahkan suatu negara.
Disamping itu di era digital saat ini, media sosial telah menjadi ruang yang sangat berpengaruh dalam membentuk opini publik. Berbagai informasi dan narasi yang berkembang sering kali menyudutkan peran TNI dalam mendukung kebijakan pemerintah, khususnya dalam pelaksanaan program-program yang bertujuan memperkuat ketahanan nasional dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pangdam menekankan, kita tidak perlu larut dalam polemik ataupun terpancing oleh berbagai provokasi yang berkembang di ruang digital. Jawaban terbaik terhadap berbagai tudingan tersebut adalah melalui kerja nyata, pengabdian yang tulus serta keberhasilan pelaksanaan tugas yang dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.Kondisi tersebut menuntut setiap bangsa termasuk Indonesia untuk terus memperkuat ketahanan nasional dan menjaga stabilitas keamanan wilayah sebagai prasyarat utama kelancaran pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Dalam hal ini, Kodam V/Brawijaya memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas wilayah melalui peningkatan kewaspadaan, deteksi dini, cegah dini serta pembinaan teritorial guna mengantisipasi berbagai potensi ancaman. Oleh karena itu, seluruh prajurit dan PNS Kodam V/Brawijaya harus senantiasa hadir di tengah masyarakat, memperkuat komunikasi dengan seluruh komponen bangsa serta menjadi solusi atas berbagai permasalahan yang dihadapi rakyat.
Selain itu, Pangdam juga mengingatkan seluruh personel untuk terus menjaga soliditas dan sinergitas dengan seluruh komponen bangsa, pemerintah daerah, Polri, serta masyarakat guna mendukung terciptanya stabilitas keamanan dan percepatan pembangunan di wilayah. (MC0804)


















































