Kodam Diponegoro Perkuat Ketahanan Pangan Nasional Lewat Sosialisasi Jukter TNI 2026

11 hours ago 5

SEMARANG - Komitmen TNI dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diperkuat. Kodam IV/Diponegoro menggelar Sosialisasi Petunjuk Teritorial (Jukter) TNI Tahun Anggaran 2026 sebagai langkah strategis menyamakan persepsi dan meningkatkan kesiapan satuan dalam mengimplementasikan program pembangunan wilayah serta ketahanan pangan yang menjadi prioritas pemerintah.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Makodam IV/Diponegoro, Jalan Perintis Kemerdekaan, Watugong, Semarang, Kamis (4/6/2026), dibuka oleh Asisten Teritorial (Aster) Kasdam IV/Diponegoro Kolonel Inf Gede Setiawan mewakili Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin.

Sosialisasi dipimpin langsung Ketua Tim Mabes TNI, Paban III/Puanter Ster TNI Kolonel Inf Ahmad Hadi Hariono dan diikuti para Kasiter Korem, Dandim, Danbrigif TP 43/Muria, Danyonif Teritorial Pembangunan jajaran Kodam IV/Diponegoro, serta perwakilan TNI Angkatan Laut dan TNI Angkatan Udara, baik secara langsung maupun melalui jaringan virtual.

TNI Siapkan Satuan Jadi Penggerak Ketahanan Pangan

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mendalam terkait dua regulasi strategis yang menjadi pedoman pelaksanaan tugas teritorial TNI tahun 2026.

Regulasi pertama mengatur Pedoman Operasional Unit Produksi Ketahanan Pangan di Lingkungan TNI, sementara regulasi kedua membahas Pedoman Operasional Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) yang menjadi salah satu instrumen utama TNI dalam mendukung pembangunan wilayah dan ketahanan pangan nasional.

Mewakili Pangdam IV/Diponegoro, Kolonel Inf Gede Setiawan menegaskan bahwa pembinaan teritorial merupakan salah satu fungsi utama TNI yang memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan wilayah sekaligus mendukung program pembangunan nasional.

"Ketahanan pangan saat ini menjadi isu strategis nasional. Karena itu, seluruh satuan harus memiliki pemahaman yang sama dalam melaksanakan kebijakan teritorial agar program yang telah dirancang dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, " ujar Kolonel Gede saat membacakan amanat Pangdam IV/Diponegoro.

Ketahanan Wilayah Dimulai dari Ketahanan Pangan

Menurut Pangdam IV/Diponegoro dalam amanatnya, pembangunan ketahanan wilayah tidak dapat dipisahkan dari upaya memperkuat sektor pangan. Oleh sebab itu, TNI melalui satuan kewilayahan didorong untuk aktif mendukung berbagai program yang berorientasi pada peningkatan produktivitas dan kemandirian pangan masyarakat.

"Kami berharap seluruh peserta mengikuti sosialisasi ini secara serius sehingga setiap kebijakan dan pedoman yang telah ditetapkan dapat diimplementasikan secara optimal di wilayah masing-masing, " tegasnya.

Ia menambahkan, kesamaan persepsi antar satuan menjadi faktor penting dalam memastikan program ketahanan pangan nasional berjalan berkelanjutan dan mampu menjawab tantangan yang berkembang di lapangan.

Tim Ster TNI Tinjau Yonif TP 935 di Kendal

Usai pelaksanaan sosialisasi, Tim Staf Teritorial (Ster) TNI bersama jajaran Kodam IV/Diponegoro melanjutkan kegiatan dengan melakukan peninjauan lapangan ke Markas Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 935 di Kabupaten Kendal.

Kunjungan tersebut bertujuan untuk melihat secara langsung kesiapan operasional satuan dalam menjalankan fungsi teritorial, khususnya terkait pengembangan unit produksi ketahanan pangan yang menjadi salah satu program unggulan TNI.

Ketua Tim Mabes TNI Kolonel Inf Ahmad Hadi Hariono menegaskan bahwa evaluasi lapangan sangat penting untuk memastikan pedoman yang telah disosialisasikan tidak hanya dipahami secara teori, tetapi juga dapat diterapkan secara efektif di tingkat satuan.

"Kami ingin memastikan seluruh satuan mampu menerjemahkan kebijakan ini menjadi program nyata yang mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah binaan masing-masing, " ujarnya.

Dukung Program Prioritas Nasional

Sosialisasi Jukter TNI TA 2026 menjadi bagian dari langkah besar TNI dalam mendukung agenda strategis pemerintah, khususnya di bidang ketahanan pangan dan pembangunan wilayah.

Dengan penguatan kapasitas satuan teritorial serta optimalisasi peran Yonif Teritorial Pembangunan, Kodam IV/Diponegoro berharap mampu menciptakan ketahanan wilayah yang lebih tangguh, adaptif, dan berdaya saing dalam menghadapi tantangan masa depan.

Melalui sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, program ketahanan pangan nasional diharapkan dapat berjalan lebih efektif sekaligus memperkuat fondasi ketahanan nasional dari tingkat daerah hingga nasional.

Autentikasi: Pendam IV Diponegoro 

Read Entire Article
Sekitar Pulau| | | |