YAHUKIMO - Aksi sederhana yang dilakukan prajurit Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 5 Marinir di pedalaman Papua berhasil menghadirkan senyum lebar di wajah anak-anak sekolah. Saat melintas di Kampung Sokamu, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Rabu (10/6/2026), para prajurit secara spontan membagikan buku tulis kepada sejumlah pelajar yang baru saja pulang sekolah.
Momen hangat itu terjadi ketika personel Satgas Yonif 5 Marinir berpapasan dengan anak-anak yang berjalan kaki menuju rumah masing-masing. Melihat semangat mereka dalam menempuh pendidikan di tengah berbagai keterbatasan, para prajurit menghentikan kendaraan dan menyempatkan diri menyapa serta berinteraksi dengan para pelajar.
Tak hanya berbincang santai, para prajurit juga membagikan buku tulis sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan generasi muda Papua. Bantuan sederhana tersebut langsung disambut antusias oleh anak-anak yang tampak gembira menerima perlengkapan sekolah baru.
Selain memberikan buku tulis, para prajurit turut menyisipkan pesan motivasi agar anak-anak tetap rajin belajar, disiplin bersekolah, dan tidak pernah menyerah dalam mengejar cita-cita.

Komandan Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 5 Marinir, Letkol Marinir T. Pristiyanto, S.E., M.Tr.Opsla., menegaskan bahwa kepedulian terhadap dunia pendidikan merupakan bagian dari komitmen Satgas dalam membantu masyarakat selama menjalankan tugas di wilayah perbatasan.
"Anak-anak adalah aset masa depan bangsa. Kami ingin memberikan dukungan dan motivasi agar mereka tetap semangat belajar serta memiliki keyakinan untuk meraih cita-cita yang lebih tinggi. Kehadiran prajurit tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga harus membawa manfaat bagi masyarakat, " ujar Letkol Marinir T. Pristiyanto.
Menurutnya, pendidikan memiliki peran penting dalam menciptakan generasi Papua yang unggul dan berdaya saing. Karena itu, setiap kesempatan bertemu dengan anak-anak selalu dimanfaatkan prajurit untuk memberikan dorongan positif dan semangat belajar.
Hadirkan Senyum dan Harapan Baru
Suasana penuh keakraban terlihat saat para prajurit berbincang dengan anak-anak. Gelak tawa dan senyum bahagia menghiasi wajah para pelajar yang merasa diperhatikan oleh para personel Marinir.
Bagi anak-anak di Kampung Sokamu, bantuan buku tulis tersebut bukan sekadar perlengkapan sekolah, melainkan simbol perhatian dan dukungan terhadap perjalanan pendidikan mereka.
Kehadiran Satgas Yonif 5 Marinir juga mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Warga menilai berbagai kegiatan sosial yang dilakukan prajurit telah memberikan dampak positif, terutama dalam menumbuhkan semangat belajar bagi anak-anak di daerah pedalaman.
"Kami senang karena bapak-bapak Marinir selalu peduli kepada anak-anak. Bantuan seperti ini memang sederhana, tetapi sangat berarti untuk menambah motivasi mereka agar terus sekolah dan belajar, " ungkap Ribka, salah seorang tokoh masyarakat Kampung Sokamu.
Wujud Pengabdian TNI untuk Generasi Papua
Di tengah tugas menjaga keamanan wilayah perbatasan RI–PNG, Satgas Yonif 5 Marinir terus berupaya hadir sebagai bagian dari solusi bagi masyarakat. Berbagai kegiatan sosial, pendidikan, dan kemanusiaan menjadi bentuk nyata pengabdian prajurit kepada rakyat.
Melalui kegiatan berbagi buku tulis tersebut, Satgas berharap dapat menumbuhkan semangat belajar sekaligus memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat di wilayah penugasan.
"Kami ingin anak-anak Papua memiliki mimpi besar dan terus berjuang untuk mewujudkannya. Masa depan Papua ada di tangan generasi muda yang hari ini sedang menuntut ilmu di bangku sekolah, " tegas Letkol Marinir T. Pristiyanto.
Aksi sederhana di Kampung Sokamu itu kembali membuktikan bahwa kehadiran prajurit TNI di Papua tidak hanya menjaga kedaulatan negara, tetapi juga menanamkan harapan dan membangun masa depan melalui sentuhan kemanusiaan yang tulus.
(PERS)


















































