Mendagri Apresiasi CNN Indonesia Jadi Partner Acara Pemda Berprestasi

6 hours ago 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengapresiasi CNN Indonesia sebagai partner dalam penyelenggaraan penghargaan Apresiasi Pemda Berprestasi 2026 Batch II Regional Kalimantan.

Ajang apresiasi ini digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan menunjuk Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) sebagai penyelenggara. Acara dilaksanakan di Platinum Convention Hall, Balikpapan, Kamis (3/9) malam.

Tito mengatakan pemberian apresiasi penghargaan kepada pemda-pemda berprestasi regional Kalimantan sudah berjalan sangat baik sehingga diketahui publik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya lihat juga rundown acaranya bagus, kemudian penampilan performance juga bagus, dan pembawa acara juga oke," kata Tito.

Apresiasi serupa juga disampaikan Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri Benni Irwan. Dia menyampaikan terima kasih ke CNN Indonesia yang sudah mengawal acara ini hingga tuntas.

"Dan tentunya kita berharap pada event-event yang akan datang kita selalu dapat bergandeng tangan," kata Benni.

"Bahwa sesungguhnya sangat banyak mutiara-mutiara di pemerintah daerah, yang memiliki kreasi-kreasi dan bisa membuat sesuatu yang berbeda dan sesuatu perubahan di daerahnya," sambungnya.

Sementara itu, rektor IPDN Halilul Khairi berharap kegiatan selanjutnya bisa mengangkat topik yang lebih bisa mendorong Pemda memberikan pelayanan terhadap masyarakat. Setiap kebijakan pemerintah, kata dia, harus berorientasi untuk kesejahteraan penduduk.

Halilul juga mengapresiasi CNN Indonesia dalam menyukseskan acara ini.

"Dan teman-teman dari CNN selaku media partner, kerja sangat bagus, sangat apik dalam menata semua kegiatan. Dan saya berterima kasih kepada teman-teman dari CNN selaku mitra media yang menyelenggarakan event ini," kata Halilul.

Dalam acara ini, ada 32 daerah yang menerima penghargaan tersebut untuk berbagai kategori. Kategori ini mencakup pengelolaan sampah dan lingkungan, akses dan kualitas layanan kesehatan, program 3 juta rumah layak huni, serta akses penduduk terhadap layanan pendidikan.

(isa/har)

Read Entire Article
Sekitar Pulau| | | |