Jakarta, CNN Indonesia --
Jabatan Kepala Staf Teritorial (Kaster) TNI kembali aktif usai sempat dihapus pada 2001 silam.
Dalam keputusan mutasi baru-baru ini, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menunjuk Letjen Bambang Trisnohadi menjadi Kaster TNI.
Bambang sebelumnya menjabat sebagai Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melihat ke belakang, jabatan Kaster TNI pernah dihapuskan pada 2001, tepatnya di masa Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.
Jabatan tersebut dihapus karena Kaster TNI Letnan Jenderal Agus Widjojo direncanakan dilantik menjadi Wakil Ketua MPR dari fraksi TNI/Polri.
Agus menjabat di posisi itu sejak 1999 hingga 2001. Sementara pada periode 1998-1999 jabatan itu diisi Letnan Jenderal Susilo Bambang Yudhono (SBY).
Sebelum menjadi Kaster TNI, jabatan itu bernama Kepala Staf Sosial Politik (Kasospol). SBY pernah menjabat pada periode 1998.
Lalu, setelah jabatan Kaster dihapus, fungsi teritorial di tingkat Markas Besar TNI dijalankan melalui struktur Asisten Teritorial (Aster) Panglima TNI.
Merujuk Perpres tentang susunan organisasi TNI, Staf Teritorial TNI bertugas membantu Panglima menyelenggarakan fungsi staf di bidang kegiatan dan pemberdayaan wilayah pertahanan guna mewujudkan daya tangkal dan daya dukung wilayah dalam rangka mendukung tugas pokok TNI.
Staf Teritorial TNI dipimpin oleh Asisten Teritorial Panglima yang berkedudukan di bawah dan bertanggung jawab kepada Panglima. Asisten Teritorial Panglima dibantu oleh Wakil Asisten Teritorial Panglima.
Kini, dengan diaktifkannya kembali jabatan Kaster TNI, struktur organisasi di bidang teritorial turut mengalami penyesuaian. Jabatan Asisten Teritorial (Aster) TNI yang sebelumnya ada mengalami validasi organisasi.
Mayjen Suhardi yang sebelumnya menduduki Aster TNI dimutasi menjadi Wakil Kaster TNI.
CNNIndonesia.com telah menghubungi Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen Aulia Dwi Nasrullah terkait alasan dihidupkannya lagi jabatan Kaster TNI. Namun, yang bersangkutan belum merespons hingga berita ini ditulis.
(fra/yoa/fra)

8 hours ago
5

















































