BOVEN DIGOEL - Hari kedua Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah di SD Negeri Inpres Asiki, Distrik Jair, Kabupaten Boven Digoel, berlangsung meriah dan penuh semangat. Kehadiran Satgas Swasembada Yonif 403/Wirasada Pratista (WP) Koops TNI Habema menjadi daya tarik tersendiri saat ratusan siswa mengikuti Senam Anak Indonesia Hebat, Kamis (16/7/2026).
Kegiatan yang digelar di lapangan sekolah itu diikuti seluruh siswa dari kelas I hingga VI, kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, serta panitia MPLS. Iringan musik dan gerakan senam yang energik menciptakan suasana ceria sekaligus menjadi sarana menanamkan pola hidup sehat, disiplin, dan semangat kebersamaan sejak dini.
Selain senam bersama, para siswa baru juga mendapatkan pembekalan mengenai tata tertib sekolah, wawasan wiyata mandala, pendidikan karakter, kepedulian terhadap lingkungan, hingga ditutup dengan makan bubur kacang hijau bersama sebagai simbol kebersamaan.
Dokter Satgas Yonif 403/WP, Kapten Ckm dr. Thareq, mengatakan keterlibatan Satgas dalam MPLS merupakan bentuk dukungan terhadap pembentukan karakter generasi muda di Papua.
"Senam Anak Indonesia Hebat bukan sekadar aktivitas fisik, tetapi menjadi media membangun kebiasaan hidup sehat, disiplin, dan kerja sama sejak usia sekolah. Kami ingin hadir mendukung sekolah dalam mencetak generasi yang sehat, berkarakter, serta memiliki semangat kebersamaan, " ujar dr. Thareq.
Kepala SDN Inpres Asiki, Theresia Wanggan, S.Pd., Gr., menjelaskan pihak sekolah sengaja melibatkan personel Satgas Yonif 403/WP sebagai pemateri untuk memberikan edukasi kepada peserta didik mengenai keamanan, ketertiban, pola hidup bersih dan sehat, pentingnya menjaga kebersihan diri, serta bahaya rokok dan vape.
"Anak-anak adalah aset masa depan. Karena itu mereka harus dibekali sejak dini tentang pentingnya hidup sehat, disiplin, dan menjauhi rokok maupun vape. Edukasi seperti ini menjadi investasi jangka panjang dalam membentuk generasi yang berkualitas, " katanya.
Sebagai sekolah yang menerapkan Kawasan Tanpa Rokok (KTR), SDN Inpres Asiki memanfaatkan momentum MPLS untuk memperkuat budaya hidup sehat sekaligus membangun lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan bebas dari perundungan.
Melalui kolaborasi antara sekolah dan Satgas Yonif 403/WP, rangkaian MPLS Ramah tidak hanya menjadi ajang pengenalan lingkungan sekolah, tetapi juga wadah membangun karakter, menanamkan nilai integritas, kepedulian sosial, serta membentuk generasi Papua yang sehat, cerdas, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045.
(PERS)


















































