SURABAYA – Semangat menjaga lingkungan hidup dan memperkuat budaya gotong royong tercermin dalam kegiatan Peringatan Hari Lingkungan Hidup (HLH) Sedunia Tahun 2026 yang digelar di Kampus II Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA), Kecamatan Gunung Anyar, Surabaya, Sabtu (6/6/2026).
Mewakili Danrem 084/Bhaskara Jaya, Kasrem Kolonel Inf Nico Reza H. Dipura hadir dan turut berpartisipasi langsung dalam berbagai aksi peduli lingkungan bersama unsur pemerintah daerah, mahasiswa, pelajar, komunitas, serta masyarakat umum. Kegiatan yang dikoordinasikan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Timur yang mengambil Tema "Saatnya Bekerja Untuk Iklim" kegiatan tersebut diikuti sekitar 1.125 peserta dari berbagai elemen.
Dalam kesempatan itu, para peserta melaksanakan penanaman pohon, pembersihan sampah organik, anorganik dan residu, serta aksi bersih sungai melalui pemotongan rumput dan pengangkatan eceng gondok. Dalam rangkaian kegiatan juga diserahkan santunan bagi anak Yatim Piatu. Acara juga terhubung secara langsung melalui teleconference sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang dilaksanakan secara nasional.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, bersama sejumlah pejabat daerah, unsur TNI-Polri, akademisi, dan tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya Gubernur Jatim menekankan Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kepedulian kolektif terhadap lingkungan sekaligus membangun budaya hidup bersih, sehat, dan berkelanjutan. "Semangat kebersamaan yang tercipta dalam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa menjaga kelestarian alam akan lebih mudah terwujud apabila dilakukan secara gotong royong dan berkesinambungan". Tegas Gubernur.
Di sela kegiatan, Kasrem menegaskan pentingnya membangun kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, khususnya dengan tidak membuang sampah sembarangan ke sungai yang dapat menimbulkan pencemaran dan banjir.
“Menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi menjadi kewajiban bersama. Kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan harus terus ditanamkan demi menjaga kelestarian alam dan kualitas hidup generasi mendatang, ” ujarnya. (Penrem084)


















































