Jakarta, CNN Indonesia --
Presiden RI Prabowo Subianto menjawab pertanyaan terkait laporan intelijen ke dirinya soal dugaan aktor intelektual di balik kerusuhan 27 Agustus lalu.
Hal itu disampaikannya saat mengundang sejumlah pimpinan redaksi dan pengamat ke kediamannya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat (Jabar) beberapa waktu lalu.
Prabowo mulanya menyampaikan bahwa korupsi harus musnah dari bumi Indonesia. Ia mengatakan, upaya itu pun pasti akan mendapatkan perlawanan dari para koruptor.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelahnya, salah seorang peserta diskusi, Rivana Pratiwi, kembali bertanya kemungkinan para koruptor itu melawan dan berada di balik kericuhan tersebut.
"Ya, jadi saya sudah menyampaikan Indonesia selamat kalau kita bisa berantas korupsi, ya jelas koruptor-koruptor enggak suka kan?" kata Prabowo dalam forum yang menjadi bagian dari Program Presiden Prabowo Menjawab, Jumat (18/9).
"Berarti mereka yang mengerahkan massa-massa itu pak? Yang ingin merusak situasi?" tanya balik Rivana.
"Ya kira-kira?" tanya balik Prabowo menimpali pertanyaan yang dilemparkan kepadanya.
Prabowo juga menyampaikan bahwa ia turut menerima informasi adanya dugaan aliran dana di balik kericuhan.
Ia mengklaim anak-anak di bawah umur telah ditipu daya oleh oknum untuk membuat ricuh. Itu, kata dia, pun sudah diakui sejumlah anak-anak itu bahwa mereka dijanjikan sesuatu.
"Anak-anak itu kalau kita kumpulkan ngaku, dibayar Rp100 ribu, dijanjikan Rp200 ribu, disuruh ini disuruh itu, ada yang dikasih obat dan sebagainya," ucap dia yang juga Ketua Umum dan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra tersebut..
Pada saat itu, Prabowo juga ditanyakan dugaan lawan politiknya di balik kerusuhan ini.
Namun, ia tidak menjawab tegas. Ia hanya mengatakan jika hendak memberantas narkoba, maka mafia narkoba takkan diam dan pasti akan melawan balik.
Ia pun mengaku pemerintah tengah memburu aktor intelektual di balik kericuhan, dan mengklaim sudah mulai menemukan titik terang.
"Kita sudah ke arah situ," kata dia.
(kid/mnf/kid)

6 hours ago
4
















































