Tangerang, CNN Indonesia --
Ratusan rumah warga di Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Banten, masih terendam banjir dengan ketinggian sekitar satu meter, Senin (9/3).
Meski ketinggian air mulai berangsur surut, warga masih khawatir terjadi banjir susulan di tengah persiapan menjelang Hari Raya Idulfitri.
Pantauan CNNIndonesia.com, genangan air mulai berangsur surut. Namun di beberapa titik air masih cukup tinggi dan tampak sejumlah relawan menjemput warga yang akan melakukan aktivitas sehari-hari dengan menggunakan perahu karet.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagian warga lainnya bahkan masih mengungsi di sejumlah lokasi yang lebih aman, seperti tempat pemotongan hewan dan masjid yang tidak jauh dari lokasi permukiman mereka.
Salah satu warga, Suprapto, mengatakan banjir terjadi sejak Minggu pagi akibat hujan deras serta meluapnya Kali Angke. Ia menyebut ketinggian air sebelumnya mencapai dua meter dan kini mulai surut menjadi sekitar satu meter.
"Sejak kemarin Minggu, awalnya hujan deras lalu air kali naik, kiriman dari Kali Angke. Sering terjadi, bisa sebulan dua kali," ujarnya.
"Ketinggian air sekarang rata-rata sekitar satu meter, kalau kemarin sampai dua meter. Aktivitas warga jadi terganggu, banyak yang mengungsi. Kalau yang rumahnya dua lantai, mereka bertahan di lantai atas," jelas Suprapto.
Lurah Petir, Budi Wasono, mengungkapkan banjir merendam ratusan rumah warga di empat rukun warga dengan ketinggian bervariasi mulai dari 20 centimeter hingga diatas satu meter dan sekitar 50 warga mengungsi.
"Kebetulan di wilayah kami ada warga terdampak banjir itu RW 06 300 KK, RW 07 200 KK, RW 05 dan RW 03 itu 350 kk. Dan ada yang diungsikan di Musala dan di tum (tempat pemotongan hewan), dan alhamdulillah hari ini ketinggian air berangsur-angsur surut," jelas Budi.
Dengan kondisi banjir yang kerap terjadi, warga berharap pemerintah pusat maupun daerah segera memberikan solusi nyata, seperti meninggikan tanggul serta melakukan pengerukan Kali Angke agar banjir tidak kembali terulang.
(dod/dal)

4 hours ago
5

















































