Satgas Yonif 121/Macan Kumbang dan Warga Keerom Eratkan Harmoni Lewat Olah Sagu

1 day ago 7

KEEROM - Suasana hangat terlihat di Kampung Tuali, Distrik Web, Kabupaten Keerom, Papua, saat prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Statis Yonif 121/Macan Kumbang (MK) Koops TNI Habema membaur bersama warga dalam aktivitas mengolah sagu, Kamis (16/7/2026). Di balik kegiatan sederhana itu, tersirat pesan kuat tentang terjaganya keamanan, pelestarian budaya lokal, dan semakin eratnya kemanunggalan TNI dengan masyarakat di wilayah perbatasan.

Dipimpin Danpos Tuali Lettu Inf Iwan Tober Pandjaitan, personel Satgas turun langsung membantu proses pengolahan sagu tradisional bersama warga. Mereka tidak hanya bergotong royong, tetapi juga belajar langsung dari Mama Beti, salah seorang perempuan adat yang masih menjaga tradisi mengolah sagu sebagai warisan leluhur masyarakat Papua.

Di tengah aktivitas tersebut, suasana penuh keakraban tercipta melalui dialog, canda, dan kerja bersama. Momen itu menjadi gambaran harmonis hubungan antara prajurit TNI dan masyarakat yang dibangun melalui pendekatan humanis serta penghormatan terhadap budaya lokal.

Selain mengolah sagu, Mama Beti juga memanfaatkan hasil kebun untuk dijual sebagai sumber penghasilan keluarga. Ketekunan warga dalam mengelola potensi alam menjadi bukti bahwa stabilitas keamanan memberikan ruang bagi masyarakat untuk bekerja, menjaga tradisi, dan meningkatkan kesejahteraan.

Danpos Tuali Lettu Inf Iwan Tober Pandjaitan mengatakan, kehadiran Satgas di tengah masyarakat tidak hanya bertujuan menjaga keamanan wilayah perbatasan, tetapi juga membangun kedekatan dan menjadi bagian dari kehidupan warga.

"Kami ingin hadir sebagai sahabat masyarakat. Dengan ikut bergotong royong dan belajar budaya lokal seperti mengolah sagu, kami berharap hubungan yang telah terjalin semakin erat. Kemanunggalan TNI dan rakyat merupakan kekuatan utama dalam menciptakan wilayah yang aman, damai, dan sejahtera, " ujar Lettu Inf Iwan Tober Pandjaitan.

Mama Beti mengaku senang dengan kehadiran prajurit yang ikut membantu aktivitas masyarakat sekaligus menghargai tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun.

"Bapak-bapak TNI tidak hanya datang menjaga kampung, tetapi juga mau belajar dan bekerja bersama kami. Kami merasa dihargai dan berharap kebersamaan seperti ini terus berlanjut, " tutur Mama Beti.

Satgas Yonif 121/Macan Kumbang menilai keamanan yang kondusif menjadi fondasi penting bagi masyarakat untuk mengembangkan ekonomi, mempertahankan budaya, dan membangun masa depan yang lebih baik. Karena itu, pendekatan teritorial yang mengedepankan komunikasi, gotong royong, dan kepedulian terhadap masyarakat akan terus diperkuat selama menjalankan tugas di wilayah perbatasan Papua.

Kebersamaan yang terjalin di Kampung Tuali menjadi bukti bahwa hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat mampu menghadirkan rasa aman, memperkuat persaudaraan, sekaligus menjaga warisan budaya Papua agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman.

(PERS)

Read Entire Article
Sekitar Pulau| | | |