Satgas Yonif 200/Bhakti Negara Gelar Pengobatan Gratis untuk Warga Pedalaman Nduga

13 hours ago 6

NDUGA - Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di wilayah pedalaman Papua kembali ditunjukkan oleh personel Satgas Yonif 200/Bhakti Negara. Melalui program pelayanan kesehatan dan pengobatan gratis, prajurit TNI hadir langsung melayani warga Distrik Mbulmu Yalma, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, Selasa (16/6/2026).

Kegiatan yang dipimpin Komandan Titik Kuat (TK) Labrik, Kapten Inf Tribuana, itu menjadi angin segar bagi masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan akibat kondisi geografis dan minimnya fasilitas medis di wilayah tersebut.

Sejak pagi, warga dari berbagai kampung di sekitar Distrik Mbulmu Yalma mendatangi lokasi pelayanan kesehatan untuk memeriksakan kondisi tubuh mereka. Tim kesehatan Satgas Yonif 200/Bhakti Negara memberikan pemeriksaan kesehatan, konsultasi medis, pembagian obat-obatan, hingga edukasi mengenai pola hidup sehat dan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Kapten Inf Tribuana mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen TNI dalam membantu masyarakat, khususnya di daerah yang masih memiliki keterbatasan akses layanan kesehatan.

"Kami hadir untuk membantu masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau. Kesehatan merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting, sehingga melalui kegiatan ini kami berharap warga dapat memperoleh penanganan awal terhadap berbagai keluhan kesehatan yang mereka alami, " ujar Kapten Inf Tribuana.

Bantu Warga yang Sulit Menjangkau Fasilitas Medis

Menurutnya, banyak masyarakat di wilayah pedalaman yang harus menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan layanan kesehatan. Karena itu, kehadiran tenaga kesehatan dari Satgas menjadi salah satu solusi untuk membantu warga memperoleh pemeriksaan dan pengobatan secara langsung.

Selain memberikan layanan medis, personel TNI juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri, pola makan sehat, serta langkah-langkah pencegahan penyakit yang dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.

"Kami ingin masyarakat tidak hanya mendapatkan obat, tetapi juga memahami cara menjaga kesehatan agar terhindar dari berbagai penyakit. Edukasi kesehatan menjadi bagian penting dari kegiatan ini, " tambahnya.

Disambut Antusias Masyarakat

Pelayanan kesehatan gratis tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat Distrik Mbulmu Yalma. Warga terlihat antusias memanfaatkan kesempatan untuk berkonsultasi mengenai berbagai keluhan kesehatan yang selama ini mereka alami.

Yorrys Raweyai, salah seorang warga mengaku bersyukur atas kehadiran personel Satgas yang memberikan pelayanan kesehatan secara langsung di kampung mereka.

"Kami sangat terbantu karena tidak perlu pergi jauh untuk berobat. Terima kasih kepada bapak-bapak TNI yang sudah datang dan peduli dengan kesehatan masyarakat di sini, " ungkapnya.

Selain membantu meningkatkan akses layanan kesehatan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat setempat. Suasana akrab dan penuh kekeluargaan tampak selama kegiatan berlangsung.

Wujud Nyata Kepedulian TNI di Papua

Program pengobatan gratis yang dilaksanakan Satgas Yonif 200/Bhakti Negara merupakan bagian dari upaya pembinaan teritorial yang tidak hanya berorientasi pada keamanan, tetapi juga menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.

Melalui berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan, TNI terus berupaya hadir sebagai mitra masyarakat dalam mendukung peningkatan kualitas hidup warga di wilayah Papua Pegunungan.

"Kami akan terus berupaya membantu masyarakat sesuai kemampuan yang kami miliki. Harapannya, kesehatan warga tetap terjaga sehingga mereka dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan baik dan produktif, " tegas Kapten Inf Tribuana.

Kegiatan yang berlangsung aman, tertib, dan penuh kehangatan itu mendapat apresiasi dari masyarakat. Bagi warga Mbulmu Yalma, kehadiran Satgas Yonif 200/Bhakti Negara bukan hanya membawa layanan kesehatan, tetapi juga menghadirkan harapan dan perhatian di tengah keterbatasan yang mereka hadapi.

(PERS)

Read Entire Article
Sekitar Pulau| | | |