YAHUKIMO - Kehangatan dan kebersamaan mewarnai aktivitas Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 5 Marinir di Kampung Sokamu, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Kamis (4/6/2026). Di tengah tugas menjaga keamanan wilayah, para prajurit menyempatkan diri berkumpul bersama warga, berbagi makanan, dan menjalin komunikasi yang penuh keakraban.
Momen sederhana itu menjadi gambaran bagaimana pendekatan humanis terus dilakukan Satgas Yonif 5 Marinir untuk membangun kedekatan dengan masyarakat di wilayah penugasan. Tanpa protokoler dan acara besar, prajurit dan warga duduk bersama, berbincang santai, serta menikmati hidangan yang dibawa personel Marinir.
Suasana hangat terlihat ketika warga dari berbagai usia ikut bergabung dalam kebersamaan tersebut. Tawa, senyum, dan cerita yang mengalir menciptakan hubungan yang semakin erat antara prajurit dan masyarakat.
Bagi Satgas Yonif 5 Marinir, kebersamaan seperti ini memiliki makna yang lebih besar daripada sekadar berbagi makanan. Kehadiran dan perhatian yang diberikan kepada masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun rasa saling percaya serta memperkuat hubungan persaudaraan.

Komandan Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 5 Marinir, Letkol Marinir T. Pristiyanto, S.E., M.Tr.Opsla., mengatakan bahwa prajurit tidak hanya menjalankan tugas pengamanan wilayah, tetapi juga dituntut hadir sebagai bagian dari masyarakat.
"Kedekatan dengan masyarakat merupakan modal penting dalam pelaksanaan tugas di Papua. Melalui komunikasi yang baik dan kebersamaan yang terjalin, kami ingin membangun hubungan yang harmonis serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, " ujar Letkol Marinir T. Pristiyanto.
Menurutnya, berbagai kegiatan sederhana yang dilakukan personel di lapangan menjadi sarana efektif untuk memperkuat ikatan emosional antara TNI dan warga.
"Kami selalu menekankan kepada prajurit agar melaksanakan tugas dengan profesional, tetap mengutamakan kesiapsiagaan, namun juga mampu membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat. Karena keberhasilan tugas tidak hanya diukur dari aspek keamanan, tetapi juga dari kedekatan yang terjalin dengan warga, " tegasnya.
Warga Kampung Sokamu menyambut positif kehadiran personel Marinir yang selama ini aktif berinteraksi dan terlibat dalam berbagai kegiatan sosial di kampung. Kebersamaan yang terbangun dinilai menciptakan suasana yang lebih akrab dan penuh kekeluargaan.

Marsel, salah seorang tokoh masyarakat setempat mengungkapkan bahwa perhatian kecil yang diberikan para prajurit memiliki arti besar bagi warga.
"Kami merasa senang karena bapak-bapak Marinir selalu menyempatkan waktu untuk datang, berbincang, dan berbagi dengan masyarakat. Kehadiran mereka membuat hubungan kami semakin dekat seperti keluarga sendiri, " katanya.
Meski berlangsung sederhana, kebersamaan yang tercipta di Kampung Sokamu meninggalkan kesan mendalam bagi masyarakat maupun prajurit. Dari obrolan ringan, tawa bersama, hingga berbagi makanan, tumbuh rasa saling menghargai dan kepedulian yang menjadi fondasi kuat dalam kehidupan bermasyarakat.
Di tengah bentang alam Papua yang menawan, momen seperti ini menjadi bukti bahwa membangun kedamaian dan persaudaraan dapat dimulai dari hal-hal sederhana. Melalui pendekatan yang humanis dan penuh ketulusan, Satgas Yonif 5 Marinir terus berupaya mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat di wilayah Papua.
Autentikasi: Pen Satgas Yonif 5 Marinir


















































