PUNCAK - Tawa ceria anak-anak mewarnai halaman Pos Sinak di Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Selasa (16/6/2026). Di tengah aktivitas pengamanan wilayah, prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 621/Manuntung (621/Mtg) Koops HABEMA melaksanakan kegiatan sosial dengan membagikan makanan dan susu kepada anak-anak setempat.
Kegiatan yang dipimpin Pasiter Satgas Yonif 621/Mtg, Letnan Dua Inf Nababan, itu menjadi bagian dari pendekatan humanis yang terus dilakukan TNI dalam membangun hubungan harmonis dengan masyarakat di wilayah penugasan.
Dalam suasana penuh keakraban, puluhan anak tampak duduk berjajar menerima bingkisan makanan ringan dan susu kotak yang dibagikan personel Satgas. Di tengah kebersamaan tersebut, bendera Merah Putih berkibar sebagai simbol persatuan dan sarana edukasi kebangsaan bagi generasi muda Papua.
Letda Inf Nababan mengatakan kegiatan tersebut tidak sekadar berbagi makanan, tetapi juga menjadi momentum untuk menanamkan nilai-nilai cinta Tanah Air kepada anak-anak sejak usia dini.
"Kami ingin anak-anak merasa dekat dengan TNI sekaligus memahami pentingnya persatuan, kebangsaan, dan rasa cinta kepada Indonesia. Melalui kegiatan sederhana seperti ini, kami berharap mereka tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan memiliki semangat kebangsaan yang kuat, " ujarnya.
Hadirkan Kebahagiaan di Tengah Keterbatasan
Bagi anak-anak di wilayah pedalaman Papua, perhatian sederhana sering kali memberikan kesan yang mendalam. Bingkisan makanan dan susu yang dibagikan prajurit menjadi simbol kepedulian sekaligus bentuk dukungan terhadap tumbuh kembang generasi muda di Distrik Sinak.
Selain membantu memenuhi kebutuhan gizi ringan, kegiatan tersebut juga menciptakan ruang interaksi yang hangat antara prajurit TNI dan masyarakat.
"Kami ingin menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak. Senyum mereka adalah kebanggaan bagi kami. Kehadiran TNI harus membawa manfaat dan memberikan energi positif bagi masyarakat, " kata Nababan.
Tanamkan Nasionalisme Sejak Dini
Dalam kegiatan itu, personel Satgas juga memanfaatkan momentum kebersamaan untuk mengenalkan nilai-nilai kebangsaan kepada anak-anak melalui simbol Merah Putih yang dikibarkan di tengah lokasi kegiatan.
Menurut Nababan, pengenalan terhadap simbol negara dan semangat persatuan penting dilakukan sejak dini agar generasi muda memiliki rasa bangga terhadap bangsa dan negaranya.
"Anak-anak adalah masa depan Papua dan Indonesia. Karena itu, mereka perlu mendapatkan pendidikan karakter dan wawasan kebangsaan agar tumbuh menjadi generasi yang memiliki rasa persaudaraan, toleransi, dan cinta Tanah Air, " jelasnya.
Perkuat Kemanunggalan TNI dan Rakyat
Kegiatan sosial tersebut merupakan bagian dari program pembinaan teritorial Satgas Yonif 621/Mtg yang mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis kepada masyarakat.
Melalui berbagai kegiatan sosial, pendidikan, dan kemasyarakatan, Satgas berupaya membangun hubungan yang semakin erat dengan warga sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat di wilayah Papua Tengah.
Komandan Satgas Yonif 621/Mtg menegaskan bahwa Pos Sinak tidak hanya berfungsi sebagai titik pengamanan wilayah, tetapi juga menjadi tempat yang terbuka dan ramah bagi masyarakat.
"Kami ingin Pos Sinak menjadi simbol kehadiran negara yang memberikan rasa aman, kedamaian, dan manfaat bagi masyarakat. Melalui pendekatan yang humanis, kami berharap hubungan baik yang telah terjalin dengan warga dapat terus terjaga, " ujarnya.
Di tengah tantangan geografis Papua yang tidak mudah, langkah sederhana membagikan makanan dan menanamkan semangat kebangsaan menjadi bagian dari upaya membangun masa depan yang lebih baik. Dari Pos Sinak, Satgas Yonif 621/Manuntung menunjukkan bahwa pengabdian tidak hanya dilakukan melalui pengamanan wilayah, tetapi juga melalui sentuhan kemanusiaan yang menyentuh hati masyarakat.
(PERS)


















































