KEEROM - Upaya pemberantasan peredaran narkotika di wilayah perbatasan Papua kembali membuahkan hasil. Satgas Pamtas RI–PNG Statis Yonif 643/Wanara Sakti (WNS) bersama unsur Satgas Prayudha dan Satgas Ketapang berhasil menemukan ladang ganja ilegal saat menggelar patroli keamanan gabungan di Kampung Banda, Distrik Waris, Kabupaten Keerom, Papua, Rabu (3/6/2026).
Penemuan tersebut terjadi ketika tim patroli melakukan penyisiran di kawasan hutan yang berada di wilayah perbatasan Indonesia–Papua Nugini. Di tengah medan yang cukup sulit dijangkau, petugas menemukan puluhan tanaman ganja yang sengaja ditanam di area tersembunyi untuk menghindari pantauan aparat.
Patroli gabungan itu dipimpin langsung oleh Danpos Waris Satgas Yonif 643/WNS, Letda Inf Tampin Huido Siahaan, bersama 15 personel yang menyisir sejumlah titik rawan di kawasan perbatasan.
Dari hasil pemeriksaan di lokasi, petugas menemukan sedikitnya 20 batang tanaman ganja dengan ukuran yang bervariasi. Beberapa tanaman masih berukuran kecil dan sedang, sementara sebagian lainnya telah tumbuh besar dengan tinggi mencapai sekitar dua meter dan diduga siap dipanen.
Seluruh tanaman ganja yang ditemukan kemudian diamankan untuk proses penanganan lebih lanjut sesuai prosedur yang berlaku.
Komandan Satgas Yonif 643/WNS, Letkol Inf Adhi Sumarno, menegaskan bahwa keberhasilan tersebut menjadi bukti komitmen aparat dalam menjaga keamanan wilayah perbatasan sekaligus memutus potensi peredaran narkotika yang dapat merusak masyarakat.
"Penemuan ladang ganja ini menunjukkan bahwa pengawasan di wilayah perbatasan terus kami lakukan secara intensif. Kami tidak akan memberikan ruang bagi aktivitas ilegal yang dapat mengancam keamanan dan masa depan generasi muda, khususnya di Papua, " tegas Letkol Adhi Sumarno.
Menurutnya, keberadaan ladang ganja di kawasan hutan perbatasan menjadi perhatian serius karena berpotensi menjadi sumber peredaran narkotika yang dapat merusak kehidupan sosial masyarakat.
"Perbatasan bukan hanya beranda terdepan negara, tetapi juga harus menjadi wilayah yang aman dari berbagai bentuk kejahatan, termasuk penyalahgunaan narkotika. Kami akan terus meningkatkan patroli dan pengawasan untuk mencegah aktivitas serupa kembali terjadi, " tambahnya.
Keberhasilan patroli gabungan ini juga menunjukkan pentingnya sinergi antar-satuan dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah perbatasan yang memiliki tantangan geografis dan akses yang cukup kompleks.
Selain menjalankan tugas pengamanan wilayah, Satgas Yonif 643/WNS secara rutin melaksanakan patroli keamanan guna mengantisipasi berbagai potensi pelanggaran hukum, mulai dari penyelundupan hingga peredaran narkotika lintas batas.
Penemuan ladang ganja tersebut sekaligus menjadi peringatan bahwa ancaman narkotika masih dapat muncul di berbagai wilayah, termasuk daerah terpencil dan kawasan perbatasan. Karena itu, keterlibatan masyarakat dalam memberikan informasi kepada aparat dinilai menjadi faktor penting dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba.
Dengan keberhasilan ini, Satgas Pamtas RI–PNG Statis Yonif 643/WNS menegaskan komitmennya untuk terus menjaga wilayah perbatasan Papua agar tetap aman, kondusif, dan terbebas dari aktivitas ilegal yang dapat mengganggu stabilitas keamanan maupun merugikan masyarakat.
Autentikasi: Pen Satgas Yonif 643/WNS


















































