Satgas Yonif 742/SWY Sapa Warga Wupaga, Patroli Humanis Perkuat Kedamaian di Kuyawage

20 hours ago 10

LANNY JAYA - Menjaga keamanan sekaligus merawat hubungan dengan masyarakat menjadi bagian dari pengabdian Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 742/SWY Koops TNI Habema di wilayah Papua Pegunungan.

Melalui Pos Titik Kuat (TK) Kuyawage, prajurit menggelar patroli keamanan yang dirangkaikan dengan Komunikasi Sosial (Komsos) dan Pembinaan Teritorial Terbatas (Bintertas) di Kampung Wupaga, Distrik Kuyawage, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan, Senin (31/8/2026).

Patroli dipimpin Serka Nico Demus W. bersama 11 personel. Selain memantau situasi keamanan, prajurit berdialog langsung dengan masyarakat untuk menyerap aspirasi dan membangun komunikasi yang lebih dekat.

Setibanya di Kampung Wupaga, personel Satgas mendapat sambutan hangat dari warga. Prajurit kemudian berinteraksi secara langsung melalui dialog santai bersama masyarakat.

Komunikasi tersebut menjadi kesempatan bagi Satgas untuk mengetahui kondisi warga sekaligus memahami berbagai aspirasi masyarakat di tengah tantangan geografis kawasan pegunungan.

Pendekatan humanis dilakukan untuk membangun kepercayaan. Kehadiran prajurit diharapkan tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga menciptakan hubungan sosial yang harmonis.

Danpos TK Kuyawage, Lettu Inf Arya Sayaka, S.Tr.(Han)., mengatakan pendekatan kekeluargaan menjadi salah satu prioritas dalam pelaksanaan tugas Satgas.

“Kehadiran TNI di Kampung Wupaga tidak hanya untuk menjamin rasa aman dari potensi gangguan keamanan, tetapi juga untuk hadir sebagai bagian dari keluarga masyarakat Kuyawage. Pendekatan humanis dan kekeluargaan adalah prioritas utama kami, ” ujar Lettu Inf Arya Sayaka.

Ia menilai sambutan masyarakat menjadi dorongan bagi prajurit untuk terus menjalankan tugas dengan tulus dan menjaga hubungan baik dengan warga.

Komandan Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Koops TNI Habema, Letkol Inf Dedy Risdiantoro, S.I.P., memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan patroli dan Bintertas tersebut.

Menurutnya, komunikasi sosial yang dilakukan secara intensif menjadi salah satu unsur penting dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua Pegunungan.

“Stabilitas keamanan di wilayah Papua Pegunungan sangat ditentukan oleh komunikasi sosial yang intensif, sinergi bersama para tokoh agama dan tokoh masyarakat, serta pemantauan situasi wilayah secara terukur, ” tegas Letkol Inf Dedy Risdiantoro.

Ia juga menekankan agar seluruh personel tetap menjaga kedisiplinan dan kewaspadaan, sekaligus mengedepankan keharmonisan saat berinteraksi dengan masyarakat.

Kampung Wupaga dan wilayah Kuyawage memiliki karakteristik geografis pegunungan. Keterbatasan akses dan jaringan komunikasi menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat maupun personel yang menjalankan tugas.

Namun, kondisi geografis tersebut tidak menjadi penghalang bagi prajurit untuk membangun komunikasi dengan warga.

Interaksi langsung yang berlangsung dalam suasana terbuka menunjukkan bahwa kedekatan antara TNI dan masyarakat dapat dibangun melalui kehadiran, komunikasi, dan kepedulian.

Bagi Satgas Yonif 742/SWY, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah penugasan.

Seluruh rangkaian patroli keamanan, Komsos, dan Bintertas berlangsung aman, lancar, serta kondusif. Setelah kegiatan selesai, personel kembali ke Pos TK Kuyawage dengan selamat.

Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 742/SWY berkomitmen melaksanakan pemantauan secara berkala sekaligus membangun komunikasi dengan masyarakat untuk mendukung terciptanya ketenteraman di Kabupaten Lanny Jaya.

Di tengah pegunungan Kuyawage, langkah prajurit bukan hanya tentang patroli. Sapaan, dialog, dan senyum menjadi jembatan untuk merawat kepercayaan serta memperkuat kedamaian bersama warga Wupaga.

(Agung)

Read Entire Article
Sekitar Pulau| | | |