Tingkatkan Profesionalisme dan Pertajam Naluri Tempur, Yonif TP 810/BEM Laksanakan Latihan Baksilan

21 hours ago 6

Sentani – Kemahiran dalam menembak merupakan kewajiban setiap prajurit sebelum berangkat ke medan tugas. Dalam rangka mempersiapkan diri secara maksimal, prajurit Yonif TP 810/BEM melaksanakan latihan Baksilan di Lapangan Tembak Yonif RK 751/VJS, Sentani, pada Senin (02/03/2026).

Latihan ini menjadi bagian penting dalam membentuk prajurit yang profesional, tangguh, dan responsif terhadap berbagai dinamika di lapangan. Sesuai dengan prinsip dasar pembinaan satuan, terdapat tiga langkah utama untuk menjadi prajurit profesional, yaitu berlatih, berlatih, dan berlatih, serta terus mengasah ketepatan dan kecepatan dalam setiap tindakan.

Baksilan atau menembak reaksi lanjutan merupakan latihan intensif yang bertujuan untuk: Mempertajam kemampuan prajurit dalam menembak dengan lebih cepat dan akurat; Melatih kemampuan menembak dalam situasi yang kompleks, dinamis, dan tidak terduga; Menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan profesionalisme prajurit.

Dalam penyampaiannya, Komandan Yonif TP 810/BEM menegaskan bahwa latihan Baksilan bukan sekadar rutinitas, melainkan kebutuhan mutlak bagi setiap prajurit.

“Kemampuan menembak adalah kemampuan dasar yang tidak boleh menurun. Prajurit harus mampu bereaksi cepat, tepat, dan terukur dalam setiap situasi. Latihan Baksilan ini bertujuan untuk membentuk naluri tempur yang responsif serta meningkatkan kepercayaan diri sebelum melaksanakan tugas, ” tegasnya.

Beliau juga menambahkan bahwa profesionalisme tidak dibentuk secara instan, melainkan melalui proses latihan yang konsisten dan disiplin tinggi. “Saya tekankan kepada seluruh prajurit agar melaksanakan latihan dengan sungguh-sungguh, utamakan faktor keamanan, dan jadikan setiap peluru yang ditembakkan sebagai bentuk tanggung jawab kepada negara, ” tambahnya.

Sementara itu, salah satu prajurit yang mengikuti latihan Baksilan menyampaikan bahwa kegiatan tersebut sangat menantang sekaligus meningkatkan kemampuan individu.

“Latihan ini melatih kami untuk tetap fokus dan tenang dalam kondisi yang bergerak cepat. Dengan adanya simulasi situasi yang dinamis, kami merasa kemampuan reaksi dan akurasi semakin terasah, ” ungkapnya.

Prajurit lainnya juga menyampaikan bahwa latihan Baksilan memberikan pengalaman realistis yang mendekati kondisi di medan tugas. “Kami menjadi lebih siap secara mental maupun teknis. Kecepatan mengambil keputusan dan ketepatan menembak benar-benar diuji, ” tambahnya.

Melalui latihan ini, Yonif TP 810/BEM terus menunjukkan komitmennya dalam membina dan meningkatkan kemampuan prajurit secara profesional, guna mendukung keberhasilan setiap pelaksanaan tugas yang dipercayakan negara.

Read Entire Article
Sekitar Pulau| | | |