PANGKEP – Setelah melalui proses pencarian yang penuh harap, jenazah perempuan korban kecelakaan laut atas nama KLM Nurul Salsa akhirnya berhasil ditemukan di perairan Pulau Pamulikang, Desa Sabalana, Kecamatan Liukang Tangaya, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Selasa (21/7/2026) pagi.
Penemuan jenazah terjadi sekitar pukul 08.30 WITA saat seorang warga sedang beraktivitas di lokasi budidaya rumput laut. Peristiwa tersebut menjadi akhir dari pencarian yang melibatkan berbagai unsur penyelamat.
Warga yang pertama kali menemukan jenazah diketahui bernama Sampara. Saat itu ia melihat tubuh korban tersangkut pada tali budidaya rumput laut di perairan Pulau Pamulikang.
Dengan penuh kepedulian, Sampara kemudian membawa jenazah ke daratan agar dapat segera ditangani. Setelah itu, ia melaporkan penemuan tersebut kepada Kepala Dusun setempat.
Informasi tersebut selanjutnya diteruskan kepada Posko Tim SAR yang berada di Pulau Matalaang untuk segera dilakukan proses evakuasi secara terpadu.
Mendapat laporan tersebut, Sertu Baharuddin selaku Babinsa Desa Sabalana bersama Tim SAR, anggota Koramil Liukang Tangaya, serta masyarakat bergerak cepat menuju lokasi penemuan jenazah.
Sekitar pukul 09.30 WITA, rombongan tiba di lokasi dan langsung melakukan proses evakuasi dengan tetap mengutamakan keselamatan serta prosedur penanganan korban.
Proses pengambilan jenazah berlangsung dengan lancar berkat kerja sama yang baik antara Babinsa, Tim SAR, aparat terkait, dan warga yang turut membantu di lapangan.
Selanjutnya, jenazah dipindahkan ke atas kapal KAMZAR Kama Jaya 04 untuk proses evakuasi menuju Makassar guna penanganan lebih lanjut sesuai prosedur yang berlaku.
Seluruh rangkaian proses evakuasi berlangsung dalam keadaan aman dan tertib. Koordinasi antarinstansi berjalan baik sehingga penanganan korban dapat dilakukan dengan cepat.
Peristiwa ini kembali menunjukkan pentingnya sinergi antara TNI, Tim SAR, pemerintah setempat, dan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat, khususnya di wilayah kepulauan yang memiliki tantangan geografis cukup berat.
Keberhasilan evakuasi jenazah juga menjadi bentuk kepedulian kemanusiaan seluruh pihak yang terlibat, sekaligus memberikan kepastian bagi keluarga korban yang telah menanti kabar selama proses pencarian berlangsung.
Diharapkan kejadian ini menjadi pengingat bagi seluruh pengguna transportasi laut untuk selalu mengutamakan keselamatan dalam setiap pelayaran. Sementara itu, keluarga korban diharapkan diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi musibah yang menyedihkan ini. ( Herman Djide)


















































