Panas Terik Tak Hentikan TMMD 129, Jalan Beton 1,3 Km di Watuduwur Dikebut

9 hours ago 1

PURWOREJO - Keringat mengucur di bawah terik matahari, namun pekerjaan tak berhenti. Personel Satgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0708 Purworejo bersama warga terus mengebut pengecoran jalan sepanjang 1.392 meter di Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo, Selasa (21/7/2026).

Jalan rabat beton tersebut menjadi salah satu sasaran utama TMMD Reguler ke-129 Tahun 2026. Jika rampung, akses itu diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga sekaligus membuka jalur yang lebih mudah untuk mengangkut hasil pertanian dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Sejak pagi, prajurit TNI dan warga bekerja berdampingan. Material disiapkan, adonan beton dikerjakan, kemudian permukaan jalan diratakan secara bersama-sama. Teriknya cuaca tidak menyurutkan semangat mereka untuk mengejar target pembangunan.

Dansatgas TMMD Reguler ke-129, Letkol Inf Ketut Hendra Budihardja, mengatakan semangat personel dan masyarakat menjadi modal penting dalam menyelesaikan sasaran fisik tersebut.

“Cuaca panas bukan menjadi kendala bagi kami. Justru ini menjadi penyemangat untuk segera menyelesaikan pembangunan jalan yang sangat dinantikan masyarakat. Jalan ini nantinya akan menjadi akses penting yang mampu mendukung kegiatan ekonomi warga Desa Watuduwur dan sekitarnya, ” ujarnya.

Menurutnya, pembangunan jalan tersebut tidak hanya menyangkut infrastruktur. Akses yang lebih baik diharapkan dapat mempermudah warga membawa hasil pertanian, mempercepat mobilitas, dan membuka peluang bagi aktivitas ekonomi masyarakat.

Bagi warga Desa Watuduwur, pembangunan jalan rabat beton sepanjang hampir 1, 4 kilometer itu menjadi harapan baru. Jalan yang lebih layak akan memudahkan aktivitas sehari-hari sekaligus mendukung konektivitas antarwilayah.

Program TMMD Reguler ke-129 Kodim 0708 Purworejo pun terus diarahkan untuk menghadirkan pembangunan yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Di tengah panasnya medan kerja, semangat gotong royong TNI dan warga menjadi tenaga tambahan untuk menyelesaikan jalan yang diharapkan menjadi penggerak aktivitas ekonomi desa.

Terik matahari boleh menyengat, tetapi pengabdian tak boleh surut. Dari jalan yang dibangun bersama, warga Watuduwur menaruh harapan pada akses yang lebih mudah dan masa depan ekonomi desa yang lebih terbuka.

(Agung)

Read Entire Article
Sekitar Pulau| | | |