TUBAN, – Semangat gotong royong terus menjadi budaya yang hidup di tengah masyarakat. Hal tersebut tampak dalam kegiatan kerja bakti yang dilaksanakan Babinsa Koramil 0811/16 Singgahan Kodim 0811/Tuban, Serma Ponco, bersama warga binaan membersihkan dan mempercantik Tempat Pemakaman Umum (TPU) Dusun Semampir, Desa Mergosari, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban. Selasa, (30/06/2026).
Kegiatan yang berlangsung dengan penuh kebersamaan ini difokuskan pada pembersihan rumput liar, pemangkasan ranting pohon, pengumpulan sampah, serta penataan lingkungan pemakaman agar terlihat lebih bersih, rapi, dan nyaman bagi masyarakat yang berziarah.
Kepala Desa Mergosari, Bapak Toha, mengapresiasi kehadiran Babinsa yang selalu aktif mendampingi berbagai kegiatan masyarakat.
"Kami sangat berterima kasih kepada Babinsa Koramil 0811/16 Singgahan yang selalu hadir di tengah masyarakat. Kegiatan gotong royong ini tidak hanya membuat lingkungan pemakaman menjadi lebih bersih dan indah, tetapi juga semakin mempererat kebersamaan serta kekompakan antara warga dengan TNI. Semoga semangat seperti ini terus terjaga, " ujar Bapak Toha.
Sementara itu, Babinsa Koramil 0811/16 Singgahan, Serma Ponco, mengatakan bahwa kerja bakti merupakan salah satu sarana untuk memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.
"Gotong royong adalah warisan budaya bangsa yang harus terus kita lestarikan. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat merupakan bentuk kepedulian dan pengabdian kepada warga. Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap kebersamaan antara TNI dan masyarakat semakin erat serta mampu menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman, " ungkap Serma Ponco.
Melalui kegiatan karya bakti tersebut, diharapkan semangat gotong royong terus tumbuh di tengah masyarakat sebagai modal utama dalam membangun desa yang bersih, harmonis, dan penuh rasa kebersamaan. Kehadiran Babinsa di setiap kegiatan masyarakat juga menjadi bukti nyata bahwa TNI selalu hadir dan siap membantu mengatasi berbagai kebutuhan serta persoalan di wilayah binaannya. (Farozich)


















































