Jakarta, CNN Indonesia --
Seorang warga dilaporkan meninggal dunia saat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat pekan ini.
Korban itu adalah Taufik Hidayat (26) yang nyawanya terenggut terdampak karhutla di Jalan Poros Sungai Pelang-Tumbang Titi, Kabupaten Ketapang.
Merespons hal tersebut, Bupati Ketapang Alexander Wilyo menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Taufik. Alex berharap peristiwa yang merenggut nyawa seorang warga itu menjadi pengingat agar semua pihak semakin serius mencegah karhutla.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, diampuni segala dosa dan kekhilafannya, serta diterima seluruh amal ibadahnya. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan," ujar Alex, Rabu (5/8).
Alex memastikan Pemerintah Kabupaten Ketapang terus berkoordinasi dengan BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, serta seluruh unsur terkait dalam menangani kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di sejumlah wilayah.
Selain melakukan pemadaman, tim gabungan juga terus melaksanakan pencarian, evakuasi, serta berbagai langkah penanggulangan agar kejadian serupa tidak kembali menimbulkan korban jiwa.
"Kami terus mengerahkan seluruh sumber daya yang ada bersama unsur terkait agar penanganan karhutla berjalan maksimal dan masyarakat tetap terlindungi," ujarnya.
Alex juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, terutama di tengah kondisi cuaca yang berpotensi mempercepat penyebaran api.
Sebelumnya, Taufik Hidayat meninggal dunia setelah diduga terjebak asap pekat dan kobaran api saat melintasi Jalan Poros Sungai Pelang-Tumbang Titi pada Selasa (4/8). Korban yang baru pulang bekerja itu ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan tubuh hangus terbakar setelah sempat dilaporkan hilang dan dilakukan pencarian oleh tim gabungan.
"Korban diduga menerobos kepulan asap saat hendak pulang. Kemungkinan karena kekurangan oksigen korban pingsan, kemudian di sisi kanan dan kiri jalan terdapat api sehingga korban meninggal dalam keadaan terbakar," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ketapang Yunifar Purwantoro di Ketapang, Rabu kemarin.
Dia mengatakan korban diduga terjatuh saat melintasi kawasan yang dipenuhi asap tebal sehingga kehilangan kesadaran sebelum tubuhnya terbakar api di lokasi kejadian.
Selain korban meninggal, BPBD juga menerima laporan seorang warga lanjut usia mengalami luka bakar dan telah dievakuasi ke Rumah Sakit dr. Agoesdjam Ketapang untuk mendapatkan perawatan medis.
Baca berita lengkapnya di sini.
(tim/kid)

8 hours ago
3
















































