Diplomasi Kuliner Bupati Arief Rohman Promosikan UMKM di Blora

8 hours ago 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Bupati Blora Arief Rohman memilih cara berbeda saat menjamu tamu dari pemerintah pusat. Alih-alih menggelar jamuan di hotel atau restoran berbintang, ia mengajak Sekretaris Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ahmad Erani Yustika beserta rombongan menikmati kuliner khas daerah di Warung Lontong Opor Pak Pangat, Ngloram, Jumat (17/7).

Dalam rombongan tersebut turut hadir Direktur PEM Akamigas Cepu Erdila Indriani. Suasana makan siang di warung sederhana itu berlangsung hangat dan jauh dari kesan formal.

Arief mengatakan, memilih warung lokal sebagai lokasi jamuan bukan sekadar untuk menikmati makanan khas daerah. Menurutnya, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan potensi kuliner sekaligus mendorong promosi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Blora kepada para pengambil kebijakan di tingkat nasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dari tampilannya saja ini sudah menggugah selera. Berasa suasana Lebaran terus kalau kulineran Lontong Opor Pak Pangat Ngloram ini," ujar Bupati Arief di sela-sela suapannya.

Bagi orang nomor satu di Blora ini, mengajak tamu penting makan di warung lokal bukan sekadar urusan mengisi perut kosong. Ini adalah strategi matang yang ia sebut sebagai diplomasi kuliner. Sebuah taktik gerilya untuk mempromosikan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Blora langsung ke jantung pembuat kebijakan nasional.

Baginya, pengalaman menikmati kuliner bersama tamu langsung di daerah asalnya akan meninggalkan kesan yang lebih kuat dibandingkan promosi melalui berbagai media.

"Ketika mereka menikmati dan memberikan apresiasi, secara tidak langsung mereka ikut menjadi duta promosi bagi Blora," jelas Arief dengan mata berbinar.

Arief percaya pengalaman sensorik-merasakan langsung kelezatan makanan di tempat asalnya-jauh lebih membekas di ingatan ketimbang brosur wisata setebal apa pun. Ketika ingatan itu melekat, ia akan bertransformasi menjadi cerita yang dibawa pulang ke ibu kota, membuka pintu peluang investasi, hingga memperluas pasar bagi para perajin rasa di tingkat lokal.

Strategi tersebut mendapat respons positif dari Ahmad Erani Yustika. Sekjen ESDM itu mengaku terkesan dengan cita rasa Lontong Opor Pak Pangat yang baru pertama kali ia cicipi.

"Dulu saya membayangkan kalau opor yang enak itu berasal dari tempat kelahiran saya atau dari kabupaten/kota lain," tutur Erani jujur.

"Tapi setelah merasakan langsung Lontong Opor Pak Pangat Ngloram, ini yang paling top. Yang lain gugur sebelum semifinal!" selorohnya yang langsung disambut tawa renyah seisi warung.

Secara detail, Erani memuji tekstur makanan yang disajikan. "Lontongnya tidak terlalu padat sehingga sangat enak, dipadukan dengan opor yang rasanya luar biasa," tambahnya.

Apresiasi jujur dari seorang pejabat pusat ini jelas menjadi angin segar sekaligus suntikan modal psikologis yang luar biasa bagi pelaku UMKM kuliner di Blora. Pengakuan ini menegaskan bahwa cita rasa lokal Blora tidak kalah saing dengan kuliner kota-kota besar.

Menjaga Fondasi Ekonomi Rakyat

Lontong Opor Pak Pangat hanyalah satu dari ribuan potret UMKM yang sedang didorong untuk "naik kelas". Pemerintah daerah menyadari betul bahwa UMKM adalah pilar utama yang menjaga nadi perekonomian warga tetap berdenyut.

Karena itu, dukungan yang diberikan tidak berhenti di meja makan Pak Pangat saja. Pemkab Blora secara paralel terus menggenjot program pemberdayaan. Mulai dari pendampingan usaha dan pelatihan berkala, fasilitasi kemudahan perizinan, penguatan branding dan digitalisasi pemasaran, hingga membuka akses promosi di berbagai event daerah hingga kancah nasional.

Arief lebih lanjut menegaskan bahwa kemajuan Blora tidak boleh hanya diukur dari megahnya proyek infrastruktur fisik, melainkan dari seberapa berdaya ekonomi masyarakatnya.

Melalui sepiring lontong opor ayam kampung yang hangat, Blora sedang mengirimkan pesan ke tingkat nasional: bahwa di ujung Jawa Tengah ini, ada rasa yang berkelas, ada UMKM yang tangguh, dan ada keramahan yang selalu siap menyambut siapa saja yang datang.

(ory/ory)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Sekitar Pulau| | | |