Jakarta, CNN Indonesia --
Ketua Komisi VIII DPR Marwan Dasopang mengingatkan keterlambatan penerbangan jemaah haji Indonesia berpotensi menghanguskan sewa hotel di Madinah, Arab Saudi, saat pelaksanaan haji 2026 ini.
Menurutnya, sistem penyewaan akomodasi di kawasan Madinah menerapkan batas waktu tunggu (blocking time) yang sangat ketat bagi setiap negara penyewa.
Guna mencegah risiko terburuk, Marwan mendesak pemerintah agar bersikap tegas terhadap kedisiplinan jadwal maskapai pengangkut jemaah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena di Madinah itu kita menyewa hotel itu blocking time, waktu. Kalau terlambat 1 jam nanti kita masuk di sana sudah enggak ada hotel, sudah negara lain di situ," kata Marwan dalam siaran CNN Indonesia TV, Senin (20/4) malam.
"Ini yang perlu kami ingatkan selalu Menteri Haji ini harus ketat dengan pihak penerbangan. Kalau nanti banyak banyak mundur-mundur, mundur itu problemnya luar biasa di Madinah," sambungnya.
Marwan menyambut positif terhadap terobosan pemerintah dalam merombak sistem pembagian kuota haji.
Skema baru yang kini menghitung proporsi langsung berdasarkan jumlah pendaftar dinilai efektif mengatasi ketimpangan ekstrem masa tunggu antarprovinsi yang sempat terjadi di masa lalu.
"Dulu waktu di Kementerian Agama kuota berangkat ini berdasarkan keterwakilan umat Muslim. Ada yang 16 tahun, ada 19 tahun, tapi ada yang 48 tahun. Kemudian ini diganti proporsinya berdasarkan jumlah jemaah tunggu dibagi. Pada akhirnya disamakan ketemu angka 26 tahun rata-rata seluruh Indonesia," ujarnya.
Mengingat kompleksitas pengaturan jutaan umat muslim di ruang gerak yang terbatas, Komisi VIII DPR, juga telah memetakan celah kerawanan operasional di lapangan.
Daftar inventarisasi masalah serta skenario kedaruratan tersebut telah diserahkan sepenuhnya kepada kementerian terkait agar segera dijadikan acuan penanganan petugas.
"Sudah bukan hanya yang terjadi tahun lalu, potensi akan terjadi pun sudah kita catatkan kita serahkan ke kementerian. Supaya mereka satu menongkrongi yang kedua ada skenario kedaruratan. Bahkan kita menyebutkan andaikan jemaah tidak bisa bergeser dari jalan layang di atas, harus disiapkan tangga turun," ujar Marwan.
Para jamaah haji tahun 2026 ini dijadwalkan mulai memasuki asrama haji pada hari ini, Selasa (21/4). Sehari setelahnya, jemaah haji gelombang pertama akan mulai diterbangkan dari Tanah Air menuju Madinah pada besok, Rabu (22/4).
Sementara itu, jemaah gelombang kedua akan menyusul diberangkatkan menuju Makkah melalui Bandara Jeddah mulai 7 Mei 2026.
(fra/kna/fra)
Add
as a preferred source on Google

4 hours ago
5















































