Kopassus Tegaskan Isu Penamparan di Istana Hoaks

3 hours ago 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD membantah isu Panglima Kopassus Letjen TNI Djon Afriandi menampar salah seorang di Istana Negara sebagaimana informasi yang beredar di media sosial beberapa hari terakhir.

Dalam akun media sosial Instagram resminya, Kopassus menegaskan isu tersebut tidaklah benar atau hoaks.

Kopassus turut melampirkan postingan yang viral dan mencantumkan label hoaks dan fake news alias berita palsu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Waspada sedang beredar kabar bohong yang menyeret nama petinggi TNI dan lingkungan Istana, narasi ini mengklaim adanya keributan Pangkopassus dan pihak protokoler," demikian keterangan akun Instagram @penkopassus dikutip Selasa (21/4).

Kopassus menilai informasi hoaks tersebut diduga sengaja disebar pihak tertentu untuk memecah belah bangsa. Selain itu, Penkopassus juga menegaskan tidak ada bukti valid yang mendukung isu liar tersebut.

"Faktanya ini hanyalah karangan yang tidak memiliki bukti valid, informasi ini sengaja disebar untuk menciptakan kegaduhan dan memecah soliditas internal institusi negara," jelasnya.

Sebelumnya beredar di sosial media informasi yang menyebut Pangkopassus Letjen Djon Afriandi menampar sosok protokoler istana. Peristiwa itu disebut terjadi saat Djon hendak menemui Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Negara beberapa waktu lalu.

Sejauh ini belum ada keterangan resmi dari istana terkait dugaan peristiwa tersebut.

[Gambas:Instagram]

(tfq/kid)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Sekitar Pulau| | | |