YAHUKIMO - Prajurit Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 5 Marinir kembali menunjukkan pendekatan humanis di pedalaman Papua dengan membeli langsung hasil kebun milik warga Kampung Tomon, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Sabtu (1/8/2026). Langkah sederhana tersebut menjadi wujud nyata kedekatan TNI dengan masyarakat sekaligus memberikan dampak positif bagi perekonomian warga yang menggantungkan hidup dari sektor pertanian.
Interaksi hangat terjadi saat masyarakat kembali dari kebun membawa hasil panen. Prajurit Marinir menyapa warga, berbincang, lalu membeli hasil kebun yang mereka bawa. Kegiatan itu menjadi simbol kuat bahwa kehadiran Satgas tidak hanya menjalankan tugas pengamanan wilayah perbatasan, tetapi juga membangun hubungan yang erat dengan masyarakat melalui aksi nyata.
Bagi masyarakat Kampung Tomon, berkebun merupakan mata pencaharian utama untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Pembelian hasil panen secara langsung oleh prajurit menjadi bentuk dukungan terhadap ekonomi masyarakat sekaligus menumbuhkan semangat warga untuk terus mengembangkan hasil pertanian mereka.

Komandan Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 5 Marinir, Letkol Marinir T. Pristiyanto, S.E., M.Tr.Opsla., menegaskan bahwa setiap prajurit harus mampu menjalankan tugas pengamanan dengan tetap mengedepankan pendekatan yang humanis kepada masyarakat.
"Saya tekankan kepada setiap prajurit agar selalu meningkatkan kesiapsiagaan dan mengutamakan prosedur operasional dalam setiap pelaksanaan tugas. Kehadiran prajurit juga harus mampu memberikan manfaat serta memperkuat kepercayaan masyarakat kepada TNI, " tegas Letkol Marinir T. Pristiyanto.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 5 Marinir dalam membangun kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah Papua. Melalui interaksi yang sederhana namun bermakna, hubungan persaudaraan, rasa saling percaya, dan kebersamaan antara prajurit dan masyarakat terus terjalin semakin kuat.
(PERS)


















































