YAHUKIMO - Hari libur sekolah dimanfaatkan Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 5 Marinir untuk menebarkan semangat belajar kepada anak-anak di Kampung Keikey, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Melalui aksi berbagi buku tulis dan motivasi belajar, para prajurit membangun kedekatan dengan generasi muda Papua sekaligus mendorong mereka agar terus bersekolah dan meraih cita-cita, Minggu (2/8/2026).
Kegiatan tersebut diawali dengan interaksi hangat antara prajurit Marinir dan anak-anak yang sedang bermain di sekitar permukiman. Dalam suasana penuh keakraban, personel Satgas membagikan buku tulis baru serta mengajak mereka tetap disiplin belajar meski sedang menikmati masa libur sekolah.

Aksi sederhana itu disambut antusias oleh anak-anak Kampung Keikey. Senyum dan keceriaan terpancar saat mereka menerima buku tulis yang diharapkan menjadi penyemangat untuk kembali belajar ketika sekolah dimulai. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud kepedulian Satgas dalam mendukung pendidikan di wilayah pedalaman Papua.
Komandan Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 5 Marinir, Letkol Marinir T. Pristiyanto, S.E., M.Tr.Opsla., menegaskan bahwa setiap prajurit harus menjalankan tugas secara profesional sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah penugasan.
"Saya tekankan kepada setiap prajurit agar selalu meningkatkan kesiapsiagaan dan mengutamakan prosedur operasional dalam setiap pelaksanaan tugas. Kehadiran prajurit juga harus mampu memberikan dampak positif serta menumbuhkan kepercayaan masyarakat melalui tindakan nyata, " tegas Letkol Marinir T. Pristiyanto.

Menurutnya, kepedulian terhadap dunia pendidikan merupakan bagian dari upaya membangun masa depan generasi Papua. Melalui interaksi yang humanis dan kegiatan sosial yang berkelanjutan, diharapkan hubungan antara prajurit dan masyarakat semakin erat serta mampu menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak-anak.
Kegiatan berbagi buku tulis ini menjadi salah satu bentuk komitmen Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 5 Marinir untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya menjaga keamanan wilayah, tetapi juga memberikan kontribusi positif bagi kemajuan pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia di Papua.
(PERS)


















































