LANNY JAYA - Tak hanya menjaga keamanan wilayah perbatasan, Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 742/Satya Wira Yudha (SWY) Koops TNI Habema kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat Papua. Melalui kegiatan karya bakti membersihkan Gereja Baptis Mbu yang dirangkai dengan pemeriksaan kesehatan gratis, prajurit TNI bersama warga mempererat kebersamaan di Kampung Mbu, Distrik Melagi, Kabupaten Lanny Jaya, Papua, Sabtu (1/8/2026).
Kegiatan yang melibatkan jemaat dan masyarakat setempat itu menjadi bagian dari pembinaan teritorial dan komunikasi sosial yang terus dilakukan Satgas untuk memperkuat hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat. Selain bergotong royong membersihkan lingkungan gereja, personel Satgas juga membantu pemeriksaan kesehatan bagi warga sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi masyarakat di wilayah pedalaman.
Dalam pelaksanaannya, personel Satgas dibagi menjadi dua tim. Tim pertama dipimpin Danpos TK Wunabunggu, Letda Inf Mathias David Metikores, bergotong royong bersama warga membersihkan area gereja sekaligus melakukan pemeriksaan kesehatan. Sementara tim kedua di bawah pimpinan Letda Inf Roni Setiawan bertugas mengamankan wilayah sekitar agar seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan kondusif.
Komandan Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 742/SWY Koops TNI Habema, Letkol Inf Dedi Risdiantoro, S.I.P., menegaskan bahwa kehadiran prajurit di Papua tidak hanya bertujuan menjaga kedaulatan negara, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Kehadiran prajurit TNI di tanah Papua bukan sekadar menjaga keamanan wilayah, tetapi juga menjadi saudara bagi masyarakat dengan menghadirkan solusi atas berbagai kebutuhan mereka. Melalui karya bakti dan pemeriksaan kesehatan ini, kami ingin masyarakat merasakan kehadiran negara yang membawa kedamaian, kepedulian, dan harapan, " tegas Letkol Inf Dedi Risdiantoro.
Sementara itu, Danpos TK Wunabunggu, Letda Inf Mathias David Metikores, menjelaskan pembagian personel dilakukan agar kegiatan sosial dan pengamanan wilayah dapat berjalan beriringan.
"Kami membagi personel menjadi dua tim agar kegiatan karya bakti bersama masyarakat tetap berjalan maksimal, sementara situasi keamanan di sekitar lokasi tetap terjaga. Dengan begitu warga dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan tenang dan nyaman, " jelas Letda Mathias.
Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat. Pendeta Gereja Baptis Mbu, Bapa Yurus Kiwo, menyampaikan rasa syukur atas kepedulian yang diberikan personel Satgas kepada jemaat dan warga Kampung Mbu.
"Kami berterima kasih kepada TNI, khususnya personel Satgas TK Wunabunggu, yang telah membantu membersihkan gereja dan peduli terhadap kesehatan masyarakat. Kehadiran mereka membuat kami merasa lebih aman dan semakin dekat sebagai satu keluarga, " ungkap Pendeta Yurus Kiwo.
Melalui kegiatan kemanusiaan ini, Satgas Yonif 742/SWY Koops TNI Habema menegaskan komitmennya untuk terus membangun hubungan yang erat dengan masyarakat Papua. Sinergi antara TNI, tokoh agama, dan warga diharapkan mampu menjaga keamanan, memperkuat persaudaraan, serta menciptakan kehidupan yang damai dan harmonis di Kabupaten Lanny Jaya.
(PERS)


















































