BANDUNG — Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, S.E., M.M., menegaskan bahwa pembentukan Yonif Teritorial Pembangunan (Yonif TP) Tahap IV merupakan langkah strategis TNI AD dalam memperkuat pertahanan wilayah sekaligus mendukung pembangunan nasional.

Penegasan tersebut disampaikan Pangdam saat memberikan pengarahan kepada personel Yonif TP Tahap IV Kodam III/Siliwangi di Stadion Siliwangi, Bandung, Rabu (8/7/2026).
Dalam arahannya, Pangdam menyampaikan bahwa prajurit Yonif TP memiliki peran penting sebagai generasi awal yang akan membangun budaya kerja, tradisi, etos pengabdian, serta karakter satuan. Karena itu, ia meminta seluruh personel menjadikan amanah tersebut sebagai kehormatan sekaligus tanggung jawab besar.
“Pembentukan Yonif Teritorial Pembangunan merupakan kebijakan strategis TNI AD untuk memperkuat pertahanan wilayah, meningkatkan kesiapan operasional, serta mendukung pembangunan nasional, ” ujar Mayjen TNI Kosasih.
Pangdam menjelaskan, Yonif TP bukan hanya satuan tempur, tetapi juga memiliki peran dalam pembinaan teritorial, percepatan pembangunan, penanggulangan bencana, serta tugas perbantuan kepada pemerintah daerah. Oleh sebab itu, prajurit Yonif TP dituntut mampu beradaptasi dengan karakteristik wilayah dan kebutuhan masyarakat di daerah penugasan.
Menurut Pangdam, keberhasilan Yonif TP tidak hanya ditentukan oleh organisasi, markas, maupun alutsista, tetapi terutama oleh kualitas sumber daya manusia prajuritnya. Ia menekankan pentingnya kedisiplinan, loyalitas, tanggung jawab, serta kepatuhan terhadap rantai komando.
“Bangun kebanggaan sebagai prajurit Yonif TP. Ciptakan budaya kerja yang kuat, pelihara soliditas, dan jadilah prajurit yang mampu memberikan solusi bagi masyarakat, ” tegas Pangdam.
Dalam kesempatan tersebut, Pangdam juga mengingatkan seluruh prajurit agar selalu berpegang teguh pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI sebagai pedoman moral dalam menjalankan tugas.
Ia meminta kemampuan perorangan maupun satuan terus ditingkatkan melalui latihan yang terencana, bertahap, bertingkat, dan berlanjut. Selain itu, prajurit juga diminta menjaga kesiapan fisik, kesehatan, dan mental agar selalu siap melaksanakan setiap penugasan.
Pangdam turut memberikan penekanan khusus agar seluruh personel menjauhi berbagai bentuk pelanggaran disiplin dan hukum, termasuk narkoba, judi online, pinjaman online ilegal, serta penyalahgunaan media sosial.
“Hindari seluruh bentuk pelanggaran. Jaga nama baik satuan, jaga kepercayaan masyarakat, dan laksanakan pengabdian dengan tulus, ” katanya.
Mayjen TNI Kosasih menambahkan, Yonif TP harus hadir sebagai kekuatan baru yang membawa energi positif bagi Kodam III/Siliwangi. Ia berharap satuan tersebut tumbuh menjadi satuan yang disiplin, profesional, solid, adaptif, dan siap melaksanakan setiap tugas negara.
“Jadikan penugasan ini sebagai momentum untuk meningkatkan profesionalisme dan pengabdian kepada Kodam III/Siliwangi, TNI AD, bangsa, dan negara, ” pungkas Pangdam. (PERS)


















































