Patroli Humanis Satgas Yonif 742/SWY di Lani Jaya, Rangkul Warga Andugume dan Perkuat Rasa Aman

6 days ago 23

LANI JAYA - Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 742/Satya Wira Yudha (SWY) terus mengedepankan pendekatan humanis dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua Pegunungan. Melalui patroli dialogis dan komunikasi sosial (Komsos), prajurit TNI menyapa langsung masyarakat Kampung Andugume, Distrik Wanobarat, Kabupaten Lani Jaya, guna mempererat hubungan sekaligus menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

Kegiatan yang berlangsung pada Senin (29/6/2026) tersebut dilaksanakan oleh personel Titik Kuat (TK) Andugume sebagai bagian dari patroli perimeter dan pembinaan teritorial (Binter) terbatas. Sebanyak 12 personel dipimpin Komandan Tim Tempur (Dantimpur) 2, Sertu Alexander Febriyanto Pati, turun langsung ke kampung untuk berinteraksi dengan warga, menyerap aspirasi, sekaligus memastikan kondisi keamanan tetap terjaga.

Kegiatan itu merupakan tindak lanjut arahan Komandan Pos (Danpos) TK Andugume, Kapten Inf Aditya Tri Prasetya, S.Tr.(Han). Menurutnya, tugas prajurit di wilayah penugasan tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga membangun kedekatan dan kepercayaan masyarakat.

"Kehadiran kami di Andugume bukan sekadar melaksanakan patroli pengamanan wilayah. Kami ingin memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan tenang, merasa aman, dan merasakan bahwa TNI selalu hadir sebagai sahabat sekaligus pelindung mereka. Kemanunggalan TNI dan rakyat adalah kekuatan utama dalam menjaga kedamaian di Papua, " ujar Kapten Inf Aditya Tri Prasetya.

Selain melakukan patroli di sekitar kampung, personel Satgas juga menggelar komunikasi sosial dengan warga. Prajurit duduk bersama masyarakat, mendengarkan berbagai aspirasi, memberikan imbauan terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), serta mempererat tali silaturahmi melalui dialog yang hangat.

Komandan Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 742/SWY, Letkol Inf Dedi Risdiantoro, S.I.P., mengapresiasi langkah persuasif yang dilakukan prajurit di lapangan. Ia menilai pendekatan humanis menjadi strategi penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap kehadiran TNI di wilayah penugasan.

"Saya mengapresiasi dedikasi seluruh personel TK Andugume yang terus mengedepankan pendekatan dialogis kepada masyarakat. Kehadiran Satgas Yonif 742/SWY harus selalu memberikan dampak positif, menghadirkan rasa aman, serta menjadi solusi atas berbagai kesulitan yang dihadapi masyarakat di wilayah penugasan, " tegas Letkol Inf Dedi Risdiantoro.

Kehadiran prajurit Satgas disambut hangat oleh masyarakat Kampung Andugume. Warga mengaku merasa lebih nyaman dan diperhatikan karena dapat berkomunikasi langsung dengan personel TNI yang secara rutin mengunjungi kampung mereka.

Pendekatan preventif melalui patroli humanis tersebut dinilai efektif dalam memperkuat hubungan emosional antara TNI dan masyarakat. Selain menjaga stabilitas keamanan, kegiatan itu juga menjadi sarana membangun kepercayaan serta memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah pedalaman Papua.

Melalui berbagai kegiatan pembinaan teritorial, Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 742/Satya Wira Yudha menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat. Tidak hanya menjaga kedaulatan negara, prajurit juga berperan aktif menciptakan suasana damai, mempererat persaudaraan, dan mendukung pembangunan sosial di Papua Pegunungan.

(PERS)

Read Entire Article
Sekitar Pulau| | | |