Jakarta, CNN Indonesia --
Saksi menyebutkan Anggota IV Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Haerul Saleh yang menjadi korban meninggal dunia sempat berteriak saat kebakaran di kediamannya di Jalan TB Simatupang, Tanjung Barat, Jakarta Selatan.
"Bapak teriak, teriak kebakaran. Kita naik lagi sama ngasih tahu warga sini langsung telepon damkar," kata saksi bernama Arpen kepada wartawan di Jakarta, Jumat (8/5).
Arpen yang juga merupakan penjaga rumah korban mengatakan area terbakar yakni ruang kerja yang berada di lantai empat bangunan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat itu korban sedang bekerja bersama rekan di ruangan kerjanya.
"Posisinya memang lagi ada orang. Memang bapak sama rekan bapak lagi ada yang dikerjakan," ucapnya.
Saat mengecek ke lantai atas, Arpen baru mengetahui korban masih berada di dalam ruangan. Kemudian, dia mengaku belum mengetahui pasti penyebab kebakaran.
"Kita naik ke atas, ternyata bapak masih di dalam," ucapnya.
Berdasarkan keterangan di lokasi, pihak Kepolisian akan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pada Jumat siang ini.
Sementara itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengabarkan Anggota IV BPK RI Haerul Saleh meninggal dunia usai rumahnya mengalami musibah kebakaran pada Jumat pagi.
Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan (Gulkarmat Jaksel) menyatakan satu korban meninggal dunia dalam kebakaran di Jalan TB Simatupang No 3, RT03/RW02, Tanjung Barat, Jagakarsa.
"Untuk korban meninggal dunia atas nama KS (49) sudah diatasi oleh petugas," kata Kepala Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan Asril Rizal.
Asril mengatakan saat ini jenazah sudah dibawa menggunakan ambulans ke RSUD Pasar Minggu untuk penanganan lebih lanjut.
Pada awalnya, petugas mendapatkan informasi dari RT setempat yang melihat asap hitam mengepul dari lantai tiga rumah.
"Diduga api berasal dari sisa-sisa tiner bekas renovasi rumah," ucap dia.
Kemudian RT langsung menghubungi petugas Gulkarmat Jakarta Selatan untuk meminta bantuan.
Personel Gulkarmat Jakarta Selatan melakukan pemadaman pukul 08.07 WIB dan selesai operasi pukul 08.46 WIB.
Hingga kini, pihaknya masih mendata jumlah kerugian dari luas area 5x10 meter persegi (m2) tersebut.
(antara/wis)
Add
as a preferred source on Google

6 hours ago
3















































