Santri di Karawang Dituduh Begal, Dianiaya hingga Disiram Air Panas

18 hours ago 4

Jakarta, CNN Indonesia --

Seorang santri berinisial AM (17) diduga menjadi korban penganiayaan dan penyiraman air panas di Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Peristiwa itu terjadi setelah korban terjatuh dari sepeda motor dan diduga disangka sebagai pelaku begal oleh seorang warga.

Kasus tersebut kini tengah ditangani Polresta Karawang. Polisi masih menyelidiki dugaan tindak kekerasan yang dialami korban, termasuk mengusut pihak yang diduga melakukan penyiraman air panas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kasi Humas Polresta Karawang Ipda Cep Wildan mengatakan, peristiwa itu terjadi di Jalan Cilutung, Desa Kertamulya, Kecamatan Pedes, Kabupaten Karawang, pada Jumat (31/7) sekitar pukul 23.30 WIB.

Sebelum kejadian, korban diketahui baru menghadiri acara haul di sebuah pondok pesantren di Kecamatan Pedes dan hendak pulang ke rumahnya di Kecamatan Jayakerta, Kabupaten Karawang.

Dalam perjalanan, korban terjatuh dari sepeda motornya dan meninggalkan kendaraan tersebut karena merasa ketakutan.

"Saat perjalanan pulang korban, ketakutan melintasi jalanan yang gelap dan sepi, korban kemudian terjatuh dari sepeda motornya, dan kemudian berlari meninggalkan sepeda motornya," ujar Wildan saat dikonfirmasi, Minggu (2/8).

Tak lama kemudian, korban didatangi seorang warga yang diketahui merupakan oknum sekuriti. Korban diduga dituduh sebagai pelaku begal hingga akhirnya mengalami kekerasan fisik.

"Saat itu, korban diduga mengalami tindak pidana kekerasan fisik, dan diduga disiram air panas oleh terlapor yang saat ini masih dalam penyelidikan," kata dia.

Akibat insiden tersebut, AM mengalami luka bakar cukup serius pada bagian perut, tangan, dan kaki kanan. Korban kemudian dievakuasi ke RS Proklamasi Rengasdengklok pada Sabtu (1/8) sekitar pukul 00.30 WIB untuk menjalani perawatan medis.

Baca selengkapnya di sini.

(tim/isn)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Sekitar Pulau| | | |