Tak Ada Sekat, Satgas TMMD dan Warga Watuduwur Duduk Bersama Usai Cor Jalan

8 hours ago 5

PURWOREJO - Tak ada sekat antara prajurit dan warga di lokasi TMMD Reguler ke-129 Kodim 0708/Purworejo. Setelah berjibaku mengejar pengecoran jalan rabat beton di Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, personel Satgas TMMD dan masyarakat justru duduk bersama, bercengkerama, dan melepas lelah, Minggu (9/8/2026).

Momen sederhana tersebut menjadi gambaran kuat kedekatan TNI dengan masyarakat selama pelaksanaan TMMD. Setelah bekerja bersama menyelesaikan pembangunan jalan, personel Satgas dan warga berbaur tanpa memandang perbedaan.

Bagi Satgas, kebersamaan seperti ini menjadi bagian penting dari TMMD. Sebab, program tersebut tidak hanya mengejar pembangunan fisik, tetapi juga membuka ruang interaksi agar komunikasi dan hubungan antara prajurit dengan masyarakat semakin erat.

Serka Agung, salah satu anggota Satgas TMMD, mengatakan kebersamaan dengan warga justru membuat suasana pekerjaan terasa lebih ringan.

“Di sini kami tidak hanya bekerja bersama warga, tetapi juga menjadi bagian dari masyarakat. Duduk bersama, berbincang dan bercanda membuat hubungan antara TNI dan warga semakin dekat, ” ungkap Serka Agung.

Menurutnya, masyarakat Desa Watuduwur memiliki semangat gotong royong yang tinggi. Warga secara sukarela meluangkan waktu dan tenaga untuk ikut membantu personel Satgas menyelesaikan sasaran pembangunan.

“Ketika TNI dan rakyat bersatu, pekerjaan yang berat terasa lebih ringan. Inilah semangat gotong royong yang terus kami jaga selama pelaksanaan TMMD, ” tambahnya.

Pembangunan jalan rabat beton menjadi salah satu sasaran fisik utama TMMD Reguler ke-129 di Watuduwur. Jalan tersebut diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga serta mendukung berbagai aktivitas masyarakat setelah seluruh pekerjaan selesai.

Namun, di balik pembangunan tersebut terdapat proses sosial yang tak kalah penting. Intensitas pertemuan setiap hari membuat prajurit dan warga semakin mengenal satu sama lain. Dari lokasi kerja, hubungan itu berlanjut dalam obrolan santai saat beristirahat.

Kedekatan tersebut menjadi gambaran nyata kemanunggalan TNI dan rakyat. Warga bukan hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, tetapi ikut terlibat langsung dalam proses pengerjaannya.

Bagi Satgas TMMD, jalan yang sedang dibangun bukan sekadar infrastruktur. Jalan tersebut menjadi hasil kerja bersama sekaligus simbol bahwa ketika TNI dan masyarakat bersatu, pekerjaan berat dapat diselesaikan dengan semangat gotong royong.

(Agung)

Read Entire Article
Sekitar Pulau| | | |