PURWOREJO - Sejak pagi hingga sore, Sertu Sukirman nyaris tak beranjak dari mesin molen di lokasi TMMD Reguler Ke-129 Kodim 0708/Purworejo, Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo. Rekan-rekannya bahkan menjulukinya sebagai “pemilik tenaga kuda” karena ketekunannya mengoperasikan mesin pengaduk beton untuk pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1.392 meter, Minggu (26/7/2026).
Di tengah aktivitas pengecoran, Sertu Sukirman memastikan mesin molen terus bekerja untuk memenuhi kebutuhan adukan beton. Perannya menjadi salah satu bagian penting dalam menjaga ritme pembangunan jalan yang dikerjakan bersama anggota Satgas TMMD dan masyarakat.
Tak banyak waktu untuk beristirahat. Selama proses pengecoran berlangsung, ia terus memantau dan mengoperasikan mesin agar adukan beton tersedia sesuai kebutuhan di lokasi pembangunan.

Bagi Sertu Sukirman, berada di balik mesin molen bukan sekadar tugas teknis. Ia menganggap pekerjaan tersebut sebagai bagian dari pengabdian untuk membantu mewujudkan akses jalan yang lebih baik bagi masyarakat Desa Watuduwur.
“Selama pekerjaan belum selesai dan masyarakat masih membutuhkan, saya akan tetap semangat menjalankan tugas. Mesin molen harus terus berputar agar pembangunan jalan dapat selesai tepat waktu dan hasilnya bisa segera dirasakan oleh warga, ” ujar Sertu Sukirman.
Semangat prajurit tersebut menjadi gambaran bahwa keberhasilan pembangunan TMMD tidak hanya ditentukan oleh alat dan material. Dedikasi personel di lapangan juga menjadi bagian penting dalam mengejar target pembangunan.
Di balik suara mesin molen yang terus berputar, ada tenaga dan ketekunan prajurit yang tak kenal lelah. Sertu Sukirman menjadi salah satu sosok yang memastikan pembangunan jalan rabat beton di Desa Watuduwur terus bergerak maju.
Melalui kerja keras Satgas TMMD bersama masyarakat, pembangunan jalan sepanjang 1.392 meter diharapkan dapat selesai sesuai target dan memberikan manfaat jangka panjang bagi warga Desa Watuduwur.
(Agung)


















































