Jakarta, CNN Indonesia --
TNI dan Kejaksaan Agung (Kejagung) membantah ada anggota mereka yang mendatangi Polda Metro Jaya, pada Kamis (9/7) dini hari.
Kepala Pusat Penerangan TNI, Brigjen Muhammad Nas membantah narasi di media sosial yang menyebutkan adanya anggota TNI dengan persenjataan lengkap ke Polda Metro Jaya.
"Tidak benar berita yang menyebutkan TNI mendatangi Polda Metro Jaya dalam hal ini," ujarnya kepada wartawan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia juga menepis foto-foto dan video yang beredar luas dan viral. Nas menegaskan informasi itu tidak benar dan meminta semua pihak untuk mewaspadai upaya provokasi.
"Tolong narasinya jangan hiperbola, waspadai provokasi," ucap Nas.
Terpisah, Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Anang Supriatna juga menepis kabar adanya anggota dari jajaran Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus dan Satgas PKH di Polda Metro Jaya.
"Enggak ada. Cek dulu (apakah) benar," tuturnya.
Di sisi lain, Anang mengatakan pihaknya menghormati upaya penggeledahan dan penyitaan yang dilakukan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) dan Polda Metro Jaya terkait kasus korupsi TPPU dan suap kasus batu bara hingga Asabri.
"Kejaksaan Agung menunggu hasil penyidikan yang sedang dilakukan oleh penyidik kepolisian, termasuk mengenai objek penggeledahan, barang bukti, maupun pihak-pihak yang dikaitkan dalam proses tersebut," ujarnya dalam keterangan video yang dibagikan.
Dalam kesempatan yang sama, Anang juga meminta publik agar tidak langsung membuat kesimpulan dan mengaitkan proses hukum yang berjalan dengan sosok tertentu.
(tfq/kid)
Add
as a preferred source on Google

4 hours ago
1








































