Usai Renovasi Gereja, Satgas Yonif 403/WP Makan Bersama Warga Asiki: Kami Datang Membawa Kasih dan Persaudaraan

2 hours ago 1

BOVEN DIGOEL - Kebersamaan antara prajurit TNI dan masyarakat kembali terlihat di Kampung Asiki KM 2, Distrik Jair, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan. Setelah bergotong royong menyelesaikan renovasi Gereja Sinode, personel Satgas Swasembada Yonif 403/WP Koops TNI HABEMA duduk bersama warga menikmati hidangan sederhana dalam suasana penuh kehangatan, Sabtu (11/7/2026).

Momen tersebut menjadi lebih dari sekadar makan bersama. Di tengah tawa anak-anak dan keakraban warga, kebersamaan itu menjadi simbol eratnya hubungan antara prajurit TNI dan masyarakat yang selama ini dibangun melalui berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan.

Kegiatan dipimpin oleh Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Satgas Yonif 403/WP, Lettu Inf Novryadi Putra, yang bersama personel sebelumnya bergotong royong menyelesaikan renovasi gereja. Rumah ibadah tersebut menjadi pusat kegiatan rohani sekaligus ruang kebersamaan masyarakat Kampung Asiki.

Menurut Lettu Inf Novryadi, kehadiran Satgas di wilayah penugasan tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan tugas pengamanan, tetapi juga membangun kedekatan dengan masyarakat melalui aksi nyata.

"Kami datang bukan hanya membawa bantuan atau makanan, tetapi membawa kasih dan persaudaraan. TNI dan masyarakat Papua adalah satu keluarga besar. Kami bekerja bersama, tertawa bersama, dan makan bersama karena kami percaya kedekatan hati adalah fondasi utama dalam membangun kebersamaan, " ujar Lettu Inf Novryadi Putra.

Kebersamaan tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Pendeta Gerald Putagi mengaku bersyukur atas kepedulian yang ditunjukkan personel Satgas, terutama melalui keterlibatan mereka dalam renovasi gereja yang menjadi kebanggaan warga.

"Kami sangat bersyukur atas kehadiran Satgas TNI. Mereka bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga ikut membangun kehidupan masyarakat. Renovasi gereja dan kebersamaan hari ini membuat kami benar-benar merasakan bahwa TNI adalah saudara bagi masyarakat Papua, " ungkap Pendeta Gerald Putagi.

Hal senada disampaikan tokoh masyarakat Kampung Asiki, Martin Mahose. Ia menilai kehadiran prajurit memberikan rasa aman sekaligus mempererat hubungan kekeluargaan dengan warga.

"Anak-anak kami tertawa, orang tua merasa dihargai. Kehadiran bapak-bapak TNI membawa suasana damai. Mereka tidak menjaga jarak dengan masyarakat, tetapi merangkul kami sebagai keluarga, " kata Martin Mahose.

Selain memperkuat hubungan sosial, kegiatan gotong royong dan kebersamaan tersebut menjadi bagian dari pembinaan teritorial Satgas Yonif 403/WP Koops TNI HABEMA untuk mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Melalui berbagai program kemasyarakatan, mulai dari renovasi fasilitas umum, pelayanan sosial, hingga komunikasi dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat, Satgas berupaya menghadirkan manfaat nyata bagi warga di wilayah penugasan.

Kegiatan di Kampung Asiki menjadi gambaran bahwa pengabdian prajurit di Papua tidak hanya diwujudkan melalui tugas menjaga keamanan, tetapi juga lewat kepedulian sosial, semangat gotong royong, dan kebersamaan yang memperkuat persaudaraan. Nilai-nilai itulah yang diharapkan terus menjadi fondasi dalam mewujudkan Papua yang aman, damai, dan sejahtera.

(PERS)

Read Entire Article
Sekitar Pulau| | | |