Viral 2 Perempuan WNA Berkelahi karena Antre Jagung Bakar di Bali

16 hours ago 5

Badung, CNN Indonesia --

Perkelahian dua perempuan di kawasan Canggu, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali viral di media sosial.

Dalam video yang beredar, terlihat dua perempuan yang belum diketahui identitasnya terlibat adu fisik di depan sebuah lapak jagung bakar.

Sejumlah orang yang berada di sekitar lokasi menyaksikan perkelahian perempuan warga negara asing (WNA) tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam postingan itu, disebutkan bahwa perkelahian dipicu rebutan antrean jagung bakar.

Pejabat Sementara (Ps) Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung, Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti, mengatakan yang terlibat perkelahian itu belum diketahui identitasnya.

"Belum diketahui," kata Aiptu Ayu, saat dikonfirmasi Senin (3/8).

Peristiwa itu, terjadi di depan sebuah bar di Jalan Pantai Batu Bolong, Canggu, Kecamatan Kuta Utara, Badung, dan disebutkan terjadi pada Minggu (2/8) sekitar pukul 03:00 WITA. Namun ternyata peristiwa itu sudah terjadi dua Minggu yang lalu.

"Kejadian tersebut terjadi kurang lebih dua minggu lalu sekitar pukul 03.00 WITA," imbuhnya.

Dia juga meluruskan jika kedua perempuan yang terlibat perkelahian merupakan warga negara asing (WNA) dan Warga Negara Indonesia (WNI). Polisi juga meminta keterangan dari saksi Safarudin, seorang pedagang jagung bakar yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Menurut keterangan saksi, perkelahian tersebut terjadi secara tiba-tiba di depan dagangannya.

"Saksi menerangkan bahwa kejadian tersebut tiba-tiba terjadi di depan dagangannya dan tidak ada hubungannya dengan perebutan jagung bakar," jelasnya.

Safarudin juga mengaku tidak mengetahui identitas maupun asal-usul kedua perempuan yang terlibat perkelahian. Saat kejadian, ia hanya berusaha melerai kedua perempuan tersebut.

"Bahwa tidak mengetahui asal-usul perempuan melakukan perkelahian tersebut. Dan saat kejadian saksi hanya berusaha memisahkan perkelahian tersebut dan dari kejadian tidak ada para pihak yang mengalami luka-luka," katanya.

Ayu menyampaikan, polisi hingga kini belum menerima laporan dari WNA maupun WNI yang terlibat dalam perkelahian tersebut. Polisi juga masih belum mengetahui secara pasti penyebab kedua perempuan itu terlibat perkelahian.

"Untuk kronologis awal kejadian, sumber tidak mengetahui penyebab pastinya dan dipastikan bukan karena rebutan antrean jagung," ungkapnya.

Polisi saat ini telah melakukan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket) untuk memastikan informasi mengenai video yang beredar. Selain itu, karena belum ada pihak yang melapor atau mengaku sebagai korban, polisi belum melakukan penanganan perkara lebih lanjut.

"Hingga saat ini belum ada terdapat laporan dari pihak yang terlibat, sehingga peristiwa tersebut diduga merupakan perselisihan spontan yang telah selesai di lokasi kejadian," ujarnya.

(kdf/ugo)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Sekitar Pulau| | | |