MAJALENGKA - Di tengah riuhnya kehidupan modern, ketenangan yang hadir dari kepastian hukum atas tanah yang dimiliki adalah dambaan setiap warga. Keinginan inilah yang mendorong Babinsa Desa Patuanan, Serda Kapito, untuk turun langsung ke lapangan. Pada Selasa, 7 Juli 2026, ia hadir di Desa Patuanan, Kecamatan Leuwimunding, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, memimpin upaya krusial: pendampingan kegiatan pemetaan desa. Misi utamanya jelas, mewujudkan tertib administrasi pertanahan dan memastikan setiap jengkal pembangunan berjalan lurus sesuai rencana.
Kegiatan pemetaan ini bukan sekadar tugas rutin, melainkan sebuah langkah strategis yang melibatkan aparat desa serta berbagai pihak terkait. Tujuannya adalah mengumpulkan data bidang tanah seakurat mungkin. Data inilah yang kelak menjadi fondasi kokoh bagi proses penerbitan sertifikat tanah, memberikan rasa aman dan kepastian hukum bagi masyarakat. Lebih dari itu, langkah ini juga vital untuk memastikan program pembangunan Kawasan Dewan Mahasiswa Pertanian (KDMP) dapat terealisasi tanpa hambatan, sesuai dengan cetak biru yang telah disusun matang.
“Kami hadir untuk mendampingi dan memastikan kegiatan pemetaan berjalan aman, tertib, dan sesuai ketentuan. Dengan adanya data pertanahan yang akurat, diharapkan proses sertifikasi tanah dapat memberikan kepastian hukum bagi masyarakat sekaligus mendukung pembangunan KDMP agar berjalan sesuai dengan perencanaan, ” ujar Serda Kapito, Babinsa Desa Patuanan, dengan nada penuh optimisme.
Dukungan terhadap upaya mulia ini datang dari berbagai tingkatan komando. Lettu Ckm Munzir, Danramil 1710/Leuwimunding, menegaskan komitmennya, “Koramil akan terus mendukung setiap program pemerintah yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan instansi terkait menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan pembangunan yang tertib dan berkelanjutan.”
Tak ketinggalan, Komandan Kodim 0617/Majalengka, Letkol Inf. Rendra Jayanto, S.I.P., M.I.P., menekankan esensi pengabdian TNI AD, “Pendampingan yang dilakukan Babinsa merupakan bentuk nyata pengabdian TNI AD kepada masyarakat. Kami berkomitmen mendukung setiap program strategis pemerintah, termasuk penataan administrasi pertanahan yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat.”
Semangat yang sama digaungkan oleh Komandan Korem 063/Sunan Gunung Jati, Kolonel Inf. Hista Soleh Harahap. Ia menyampaikan, “Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus mempercepat keberhasilan program pemerintah. Kolaborasi yang baik akan menghasilkan pembangunan yang lebih efektif dan tepat sasaran.”
Puncak dari dukungan ini datang dari Pangdam III/Siliwangi, Mayor Jenderal TNI Kosasih, S.E., M.M. Ia menegaskan, “Jajaran Kodam III/Siliwangi akan terus hadir membantu pemerintah daerah dan masyarakat dalam menyukseskan berbagai program pembangunan. Melalui semangat kebersamaan dan gotong royong, setiap kegiatan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat harus didukung secara optimal.”
Selama kegiatan berlangsung, aura positif terpancar dari seluruh rangkaian pemetaan desa. Semuanya berjalan lancar, aman, dan tertib, berkat dukungan penuh dari pemerintah desa serta antusiasme masyarakat setempat. Sebuah bukti nyata bahwa kolaborasi dan niat baik dapat mewujudkan perubahan positif yang menyentuh langsung kehidupan. (PERS)


















































