PURWOREJO - Dinginnya malam di Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo, tak menyurutkan langkah Satgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0708/Purworejo mengejar target pembangunan. Setelah bekerja hingga malam, para prajurit menyempatkan diri beristirahat sejenak sebelum kembali melanjutkan pengerjaan sasaran fisik, Minggu malam (9/8/2026).
Berada di wilayah berketinggian, suhu malam di Watuduwur terasa cukup dingin. Dengan penerangan terbatas, anggota Satgas duduk bersama melepas lelah. Namun, jeda tersebut hanya digunakan untuk memulihkan tenaga sebelum kembali berjibaku menyelesaikan pekerjaan.
Kondisi medan dan cuaca menjadi tantangan tersendiri dalam pelaksanaan TMMD. Meski demikian, semangat gotong royong antara prajurit dan masyarakat tetap terjaga untuk memastikan sasaran pembangunan selesai sesuai target.

Danramil 10/Bruno, Kapten Inf Eko Setiawan, mengatakan pengerjaan hingga malam dilakukan untuk memanfaatkan waktu secara maksimal. Ia menegaskan kondisi cuaca tidak boleh mengabaikan keselamatan personel maupun kualitas hasil pembangunan.
“Memang malam hari di Watuduwur cukup dingin, terlebih wilayahnya berada di ketinggian. Namun anggota Satgas tetap semangat bekerja. Istirahat kami manfaatkan untuk memulihkan tenaga sebelum kembali melanjutkan pekerjaan, ” ujar Kapten Inf Eko Setiawan.
Menurutnya, Satgas akan terus mengoptimalkan waktu yang tersedia menjelang berakhirnya pelaksanaan TMMD Reguler ke-129. Namun, setiap pekerjaan tetap harus dilakukan dengan memperhatikan kondisi fisik personel dan mutu pembangunan.
“Kami akan terus berupaya semaksimal mungkin. Tentunya faktor keselamatan dan kualitas pekerjaan tetap menjadi perhatian utama, ” imbuhnya.
Pemandangan para prajurit beristirahat di tengah dinginnya malam menjadi gambaran perjuangan Satgas TMMD bersama warga dalam menuntaskan pembangunan di Watuduwur. Jeda sejenak bukan tanda menyerah, melainkan cara untuk mengumpulkan tenaga sebelum kembali bekerja.
Dingin boleh menusuk, malam boleh gelap, tetapi semangat gotong royong membangun desa terus menyala.
(Agung)


















































