PURWOREJO - Tak cukup bekerja sejak pagi hingga sore, Satgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0708/Purworejo memilih memperpanjang waktu kerja hingga malam untuk mengejar rampungnya pengecoran jalan sepanjang 1.392 meter. Jalan tersebut menghubungkan Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo, dengan Desa Dempel, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Wonosobo, Minggu malam (9/8/2026).
Di bawah penerangan lampu, prajurit Satgas bersama masyarakat tetap bahu-membahu mengerjakan pengecoran rabat beton. Mesin molen terus berputar, sementara material dipindahkan dan adukan beton dikerjakan untuk mengejar sisa target pembangunan.
Lembur dilakukan karena waktu pelaksanaan TMMD Reguler ke-129 semakin mendekati penutupan. Setiap waktu yang tersedia dimanfaatkan untuk mempercepat penyelesaian sasaran fisik tanpa mengabaikan keselamatan personel maupun kualitas hasil pekerjaan.

Pasi Ter Kodim 0708/Purworejo Kapten Inf Afik Sutanto mengatakan pengerjaan hingga malam menjadi langkah untuk mengoptimalkan waktu yang tersisa.
“Pengerjaan pengecoran jalan terus kami kebut. Karena target yang harus diselesaikan cukup panjang, tidak hanya mengandalkan waktu siang, tetapi kami juga memanfaatkan waktu malam untuk lembur, ” ujar Afik.
Meski dilakukan dalam kondisi malam hari, Satgas tetap memperhatikan faktor keamanan dan kondisi personel. Kualitas pengecoran juga menjadi perhatian agar pembangunan jalan tidak hanya cepat selesai, tetapi memiliki hasil yang baik.
“Kami ingin sasaran ini selesai tepat waktu dan hasilnya juga maksimal. Tentunya dalam pengerjaan malam tetap kami perhatikan faktor keamanan, kondisi anggota, serta kualitas pengecoran, ” katanya.
Jalan rabat beton sepanjang 1.392 meter tersebut menjadi salah satu sasaran fisik utama TMMD Reguler ke-129. Akses ini diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga dua wilayah, terutama untuk aktivitas pertanian, pengangkutan hasil panen, serta kegiatan ekonomi sehari-hari.
Bagi Satgas dan masyarakat, lembur hingga malam menjadi bagian dari perjuangan menuntaskan pembangunan yang telah dikerjakan bersama. Semakin dekat penutupan TMMD, semakin keras pula upaya mereka mengejar target agar jalan penghubung Purworejo-Wonosobo segera dapat dimanfaatkan masyarakat.
(Agung)


















































