PURWOREJO - Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Tuyem, warga Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, memasuki tahap akhir. Hingga Senin (10/8/2026), progres rumah yang menjadi sasaran fisik TMMD Reguler ke-129 Kodim 0708/Purworejo itu telah mencapai sekitar 85 persen.
Memasuki tahap finishing, Satgas TMMD mulai memasang keramik di ruang tamu. Pekerjaan dilakukan secara bergotong royong dengan memperhatikan ketelitian agar hasil akhir rumah lebih rapi, nyaman, dan layak ditempati.
Waktu pelaksanaan TMMD yang semakin mendekati penutupan membuat Satgas terus mengoptimalkan pengerjaan. Setiap bagian rumah dikerjakan secara bertahap untuk memastikan sasaran fisik dapat diselesaikan sesuai target.

Anggota Satgas TMMD, Sertu Sudaryanto, mengatakan pemasangan keramik menjadi salah satu tahapan penting sebelum pembangunan rumah dinyatakan selesai.
“Alhamdulillah, pembangunan rumah Ibu Tuyem sudah mencapai sekitar 85 persen. Saat ini kami mulai memasang keramik di ruang tamu. Kami akan terus berupaya menyelesaikan pengerjaan sesuai target dengan tetap memperhatikan kerapian dan kualitas, ” ujar Sertu Sudaryanto.
Menurutnya, pembangunan RTLH tersebut diharapkan memberikan perubahan nyata bagi kondisi tempat tinggal Tuyem dan keluarganya.
“Semoga setelah selesai nanti rumah ini bisa memberikan kenyamanan dan kebahagiaan bagi Ibu Tuyem. Ini adalah bentuk kepedulian dan pengabdian TNI kepada masyarakat melalui program TMMD, ” katanya.
Pembangunan RTLH Tuyem menjadi bagian dari sasaran fisik TMMD Reguler ke-129 Kodim 0708/Purworejo di Desa Watuduwur. Selain membangun akses infrastruktur, program tersebut juga menyasar peningkatan kualitas hunian warga yang membutuhkan.
Dengan progres mencapai 85 persen, Satgas TMMD kini berpacu dengan waktu untuk menuntaskan pekerjaan. Setiap detail finishing menjadi penentu agar rumah baru tersebut segera dapat ditempati dengan kondisi yang lebih layak dan nyaman.
(Agung)


















































