KEBUMEN - Semangat gotong royong menjadi energi utama di balik pembangunan jembatan beton di Desa Adiwarno, Kecamatan Buayan, Kabupaten Kebumen. Personel Kodim 0709/Kebumen, Zeni Bangunan (Zibang), dan warga bahu-membahu mempercepat penyelesaian infrastruktur yang digadang-gadang menjadi urat nadi baru bagi mobilitas dan perekonomian masyarakat.
Jembatan sepanjang 17 meter dengan lebar 2, 5 meter itu dibangun melintasi sungai selebar 12 meter dan dirancang mampu menahan beban hingga 10 ton. Infrastruktur tersebut akan membuka akses yang lebih aman dan lancar bagi sedikitnya 1.050 warga atau 262 kepala keluarga, sekaligus mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, dan kebutuhan sehari-hari masyarakat Desa Adiwarno.

Hingga Kamis (16/7/2026), progres pembangunan terus menunjukkan perkembangan positif. Pekerjaan pembesian gelagar baja (WF) telah mencapai 80 persen, begesting rampung 100 persen, sementara pengecoran tumpuan beton telah mencapai 40 persen. Seluruh tahapan dikerjakan secara bertahap dengan mengutamakan kualitas konstruksi agar jembatan memiliki daya tahan yang kuat dan aman digunakan dalam jangka panjang.
Pembangunan melibatkan 6 personel Kodim 0709/Kebumen, 2 personel Zibang, dan 12 warga yang bekerja bersama dalam semangat kebersamaan. Kolaborasi tersebut menjadi bukti nyata bahwa pembangunan desa dapat berjalan lebih cepat melalui sinergi antara TNI dan masyarakat.
Batuud Koramil 20/Buayan, Peltu Didit Yudha, mengatakan pembangunan jembatan bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga membuka harapan baru bagi masyarakat.
"Kami terus mengedepankan semangat gotong royong agar pembangunan jembatan ini dapat selesai sesuai target dan segera dimanfaatkan masyarakat. Kehadiran jembatan ini diharapkan mampu memperlancar konektivitas antarwilayah, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, " ujar Peltu Didit Yudha.
Menurutnya, keterlibatan aktif masyarakat menjadi faktor penting dalam mempercepat penyelesaian pekerjaan. Kebersamaan yang terjalin selama proses pembangunan mencerminkan semangat saling membantu yang masih kuat di tengah kehidupan masyarakat pedesaan.

"Setiap pekerjaan yang dilakukan bersama akan menghasilkan manfaat yang lebih besar. Kami berharap jembatan ini menjadi akses yang mempermudah aktivitas warga sekaligus membawa dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat Desa Adiwarno, " tambahnya.
Pembangunan jembatan beton tersebut diharapkan menjadi solusi atas kebutuhan akses transportasi yang lebih aman dan layak, sekaligus menjadi simbol kuat kolaborasi antara TNI dan masyarakat dalam mendorong pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa.
(Pendim0709)

















































