KEBUMEN - Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus dilakukan dari tingkat desa. Di Desa Kuwarasan, Kecamatan Kuwarasan, Kabupaten Kebumen, TNI-Polri bersama penyuluh pertanian dan kelompok tani turun langsung menanam jagung, Rabu (2/9/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan Babinsa Koramil 19/Kuwarasan Sertu Sugeng Arianto dan Serda Satiman, anggota Polsek Kuwarasan, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), serta Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Adiluhur.
Mereka bersama-sama mengolah lahan dan menanam benih jagung sebagai langkah konkret mengoptimalkan lahan pertanian produktif sekaligus mendukung program ketahanan pangan.

Sejak kegiatan dimulai, unsur TNI-Polri, PPL, dan petani bahu-membahu menyiapkan lahan untuk ditanami. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari pendampingan kepada petani agar lahan yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal.
Bagi masyarakat desa, sektor pertanian memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan pangan sekaligus menopang perekonomian keluarga.
Karena itu, penanaman jagung tidak hanya dipandang sebagai aktivitas bercocok tanam. Kegiatan tersebut juga menjadi langkah untuk mendorong produktivitas lahan dan memperkuat peran petani dalam menjaga pasokan pangan.
Kehadiran TNI-Polri di tengah petani turut membangun semangat gotong royong. Interaksi langsung dengan kelompok tani juga menjadi ruang untuk mempererat komunikasi dan mendukung keberlanjutan kegiatan pertanian di wilayah Kuwarasan.
Sinergi bersama PPL dan Gapoktan Adiluhur diharapkan dapat mendorong pengelolaan lahan yang lebih produktif. Semakin optimal lahan pertanian dimanfaatkan, semakin besar pula peluang peningkatan hasil panen masyarakat.
Penanaman jagung di Desa Kuwarasan menjadi gambaran bahwa ketahanan pangan dapat dibangun melalui langkah konkret dari tingkat desa.
TNI-Polri, petani, PPL, dan kelompok tani bergerak bersama dengan satu tujuan, yakni menjaga produktivitas pertanian dan memperkuat ketersediaan pangan.
Dari benih yang ditanam hari ini, masyarakat menaruh harapan pada hasil panen di kemudian hari. Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari gerakan bersama membangun kemandirian pangan berbasis potensi desa.
(Pendim0709)


















































